Novena Kanak-Kanak Yesus

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat Mari kita bersama mendoakan Novena Kanak Kanak Yesus dalam menyambut kelahir...

Rabu, 14 Mei 2014

(Bulan May 2014 = Bulan Maria) = BUNDA MARIA, BUNDA SURGAWI KITA



BUNDA MARIA, BUNDA SURGAWI KITA
 

Berbahagialah yg memiliki Ibu di bumi, namun lebih berbahagia kita yg juga memiliki Ibu Surgawi, Bunda Maria yg penuh kasih & setia menyertai + mendoakan kita."

Demi kasihNya, Allah Bapa mengutus Yesus Putra TunggalNya untuk datang ke dunia dengan memilih Maria sebagai Bunda dari PutraNya:
Allah Bapa memilih Maria & menyampaikan kabar gembira ini melalui Malaikat Gabriel, seperti dalam  injil =
“Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia dihadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." 
Jawab Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." (Lukas 1: 26-38)
Dengan penuh iman dan penyerahan diri secara total kepada penyelenggaraan Ilahi, Maria berani menjawab panggilan Allah. Inti dari penyerahan dirinya adalah karna dalam hidup Maria, ia hanya ingin hidup untuk mengasihi & memuliakan Allah saja. Dan Allah menyelidik hati, dan Allah berkenan pada hidup Maria, sehingga Allah memilihnya menjadi Bunda bagi Putra-Nya.
Dalam perjalanan hidupnya Bunda Maria mempunyai relasi yang sangat mesra dengan Putranya, Yesus Kristus; sejak ada dalam kandungannya sampai wafat-Nya di kayu salib.  Dan orang yang paling mengambil bagian terbesar dalam perjalanan karya penebusan & penyelamatan Yesus Kristus, adalah Bunda Maria. 
Bunda Maria, dengan sgala kasih, ketulusan & ketegaran demi mengasihi Allah, telah menerima segala penderitaan sejak Yesus dilahirkan di kandang domba, selama membesarkan Yesus, bahkan saat ia mendampingi Yesus di perjalanan salib ke Golgota, sampai Yesus wafat di kayu salib. Dan yang terperih dari semua itu adalah saat Bunda Maria memangku jenasah Putranya yg dikasihi dalam keadaan yg sungguh menyedihkan, yang membuat hati Maria, seorang ibu, sangat sakit dan menderita.
Namun, semua inipun, rela ia lakukan, bukan hanya karna ia mengasihi Yesus, Putranya, namun karna Bunda juga mengasihi kita, manusia berdosa, yg ditebus oleh Putranya. Hal ini dikarenakan, Bunda Maria telah mengetahui sejak awal, bahwa karya salib PutraNya ini, adalah demi menebus dosa & menyelamatkan seluruh umat manusia. Sehingga dengan segala kekuatan dan kerelaan seorang ibu, Bunda Maria mendampingi Yesus sepanjang perjalanan karya penyelamatanNya di dunia & menerima yang terjadi dengan penuh kerelaan, demi manusia beroleh keselamatan dari PutraNya.
(Doa 7 Duka Maria: terlampir dibawah ini).
Melalui Bunda Maria, Yesus Kristus – Putera Bapa, Pribadi kedua dari Tritunggal Mahakudus, sehakikat dengan Bapa, dan Allah yang benar dari Allah yang benar; memasuki dunia ini dengan mengenakan rupa manusia dan jiwa manusia. Yesus adalah sungguh Allah dan sungguh manusia dan Maria adalah sungguh Bunda Allah.
Hendaknya kita tidak pernah melupakan bahwa Bunda Maria adalah sungguh “bunda”. Bunda Maria bukanlah sekedar sarana fisik belaka dengan mana Kristus masuk ke dalam dunia ini, melainkan ia juga seorang bunda dalam arti sepenuhnya. Sebagaimana kita yang memiliki seorang ibu di dunia, ibulah yang mengambil peranan penting selama keberadaan kita di bumi ini, sejak kita masih dalam kandungannya sampai saat ini. Tiada kasih terbesar di bumi ini bagi seorang anak, selain kasih ibu yang tercurah untuk anaknya.
Sebagai seorang Bunda, Maria tidak hanya mencurahkan kasihnya kepada Yesus PutraNya, namun juga dengan nyata mencurahkan kasihnya kepada kita. Dan karna ksihnya, Bunda juga senantiasa ingin menghadirkan Putranya kepada kita dan menghantar kita kepada Putra Ilahinya, demi kita beroleh kasih dan keselamatan dari Putranya.
Secara istimewa, Bunda Maria telah dipilih dan dikuduskan Allah sejak semula untuk menjadi ibu bagi Putera-Nya Yesus Kristus; Bunda yang taat & setia kepada Allah sampai akhir. Sehingga Allah memberikan 2 karunia Mulia yaitu: Bunda Maria diangkat ke Surga dan Bunda Maria Dimahkotai di surga. 
”Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan  berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.” (Wahyu 12:1)
Maka Bunda Maria dibenarkan oleh Allah, dan besarlah kuasa doanya bagi kita yang mengasihinya.
Bunda Maria yang kini tinggal di surga, duduk bersama Yesus PutraNya, di sebelah kanan Allah Bapa, adalah Bunda Surgawi bagi kita. Betapa kita sungguh berbahagia karna kita beroleh Bunda Surgawi, yaitu seorang ibu yang setia menyertai & mendoakan kita. Layaknya ibu kita sendiri, yang setia mendoakan kita, anaknya; begitu juga Bunda Maria, dialah ibu kita di surga yang secara langsung mendoakan kita dan penjadi perantara atas doa-doa kita, kepada Yesus PutraNya.
Doa yg kita sampaikan melalui perantaraan Bunda Maria, adalah doa yg tidak akan ditolak oleh Tuhan Yesus, Putranya, jika doa dan harapan yg kita haturkan adalah sesuai kehendak Bapa di surga. Karna doa seorang ibu (tentunya adalah doa demi  kebaikan kita), tidak akan pernah ditolak oleh Putranya sendiri. Dan ini adalah bukti kasih seorang ibu kepada anak2nya, bahwa Bunda Maria selalu setia mendoakan kita kepada Yesus, Tuhan kita.
Namun besarnya kuasa doa Bunda Maria, Bunda Maria hanyalah sebagai perantara doa-doa kita, sebab pada dasarnya, yang mengabulkan doa manusia tetaplah Allah saja. Bunda Maria hanya turut berdoa bagi kita, menyampaikan doa permohonan kita, menjadi perantara atas doa-doa kita, dan mempercayakan hal pengabulannya kepada Allah Bapa & Tuhan Yesus, sebagaimana yang dilakukannya dalam perjamuan perkawinan di Kana dimana Bunda meminta kepada Yesus (demi menolong orang lain), dan Yesus tidak menolak permintaan BundaNya untuk melakukan mujizat (Yoh 2:1-11).
Beberapa penampakan Bunda Maria yang pernah terjadi, kesemuanya melulu membawa pesan kasih. Yaitu agar kita hidup untuk mengasihi & memuliakan Allah Bapa dan Allah Putra, Yesus Kristus. Bunda juga menyampaikan bahwa Allah Bapa dan Allah Putra sungguh baik, yang menyediakan segala berkat besar di bumi dan di surga, bagi kita yang mengasihiNya.
Bunda Maria yang kini duduk bersama Allah Bapa dan Yesus Kristus di surga, selalu memandang & membuka hatinya terhadap kita anak2nya, dan selalu mengulurkan tangan kepada kita yang mengasihinya. Bunda Maria akan selalu hadir dengan penuh kasih sayang & penghiburan, bahkan memberikan pertolongan2, kepada kita yang berseru kepadanya. Doa doa kita yang kita mintakan perantaraannya, akan Bunda sampaikan kepada Bapa & Putranya, agar Allah mengabulkan doa doa & harapan kita.
Bunda Maria juga adalah tanda kasih Allah kepada kita, yang karna kasihNya, Allah memberikan kita Bunda Surgawi yang selalu setia mendoakan kita. Maka, marilah kita juga berdoa untk mengasihi, menghormati & menghargai Bunda Maria, yang sungguh mengasihi kita dan karna pengorbanan dia jugalah, kita beroleh Yesus, Juru Slamat kita. 
Secarik kebenaran tentang betapa indahnya berdoa kpd Bunda Maria melalui Doa Rosario:

"KUNAIKI TANGGA DARI BUNDAKU KE SURGA"

"Bunda Maria bukanlah Penyelamat, namun ia bisa menunjukkan jalan keselamatan kepadamu ke surga. Sesaat ketika kita setia mendoakan doa Rosario maka percayalah bahwa kita selangkah demi selangkah sedang menaiki tangga sebagai jalan menuju surga, tangga yang diturunkan oleh Bunda Maria buat kita.

"Apa yang kita ketahui lebih tentang sebuah doa Rosario?

Uskup Fulton J. Sheen memberitahukan kepada kita bahwa doa Rosario adalah sebuah doa yang paling lengkap. Alasannya sederhana, masuk akal dan sangat dalam makna teologisnya, yaitu :

- Kita membuat Tanda Salib - yg berarti kita berdoa kepada dan didalam kesatuan Tri Tunggal Yang Maha Kudus;

- kita mendaraskan pengakuan iman umat perdana, Aku Percaya, ini adl pengakuan kepercayaan iman kita yg membuka diri kita menerima sgala berkat dan keselamatan;

- mendoakan Doa Agung dan inti yang diajarkan oleh Yesus sendiri, yaitu doa Bapa Kami;

- mengulangi salam Malaikat Agung Gabriel kepada Maria, dg doa Salam Maria; dimana kita menyatakan kasih & penghormatan kpd Bunda Maria, Ibu Surgawi kita;

- menyapa Allah Tritunggal dalam Kemulian; serta

- merenungkan kehidupan Yesus dalam peristiwa sedih, gembira, mulia dan cahaya. Dimana didalam perenungan2 itu, kita dibawa pd segala kebenaran dan kasih Allah bagi kita, melalui sengsara, wafat dan kebangkitan Tuhan Yesus.

Dengan kata lain, sesaat ketika kita mendoakan doa Rosario dengan setia, maka kita sedang menaiki tangga pemberian Bunda Maria, setapak demi setapak menuju ke surga.

Inilah alasannya maka para santo-santa tak pernah melepaskan diri dari doa Rosario. Rosario adalah ikatan dua jiwa; Maria sebagai seorang Bunda dan kita selaku putra-putri Maria.

Rosario adalah anak-anak tangga yang diberikan oleh Bunda kepada putra-putrinya, dirimu dan saya, bukan hanya agar menuntun langkah jiwa kita menuju surga, melainkan lebih dari itu Rosario menjadi senjata kita untuk berperang menghadapi musuh-musuh jiwa di dunia ini.

Karena itu, janganlah berhenti mendaraskan doa Rosario di dalam kehidupanmu. Bukan hanya untaian manik-manik buah Rosario yg membentuk lingkaran indah bergantung indah pada leher dan tubuhmu, tapi dengan mendaraskan doa Rosario setiap saat maka kita sedang menghiasi jiwa dengan bunga-bunga indah di mata Tuhanmu, karena sesungguhnya Maria sedang menuntunmu ke surga Bapa, Putra dan Roh Kudus. Sehingga bersama Bunda Maria, kita akan dituntun menuju tujuan mulia shg kita tidak akan tersesat.

Dan sgala doa permohonan melalui perantaraan Bunda, maka kini lebih jelas kita ketahui, bhw doa kita akan tiba di tahta Allah shg Dia berkenan mendengarkan dan mengabulkan doa2 kita.
Jika kita berdoa dengan perantaraan Bunda Maria, maka Bunda akan membantu kita untuk menyampaikan doa-doa kita kepada Yesus Putranya (secara langsung di surga); agar dengan perantaraan Bunda, doa doa kita akan berkenan kepada Allah Bapa & Yesus Kristus untuk dikabulkan.
Doa seorang teman atau sahabat untuk kita, sangatlah membantu. Apalagi doa seorang Bunda Surgawi, yang lemah lembut & penuh kasih, yang akan meminta pertolongan PutraNya untuk segala kebaikan kita, sangatlah berguna & menolong kita. Berbahagialah kita yang memiliki Bunda di surga yang penuh kasih dan selalu siap menolong kita.
(Doa Rosario, Buku Doa halaman 1; Doa Novena 3x Salam Maria, Buku Doa halaman 38; Doa Bunda penolong abadi, Buku Doa halaman 58)
Doa 7 Duka Bunda Maria

Awal Doa :
Ya Allah, datanglah menolong aku,
O Tuhan bersegeralah menolongku.
Kemuliaan kepada Bapa, Putra & Roh Kudus, sekarang, selalu dan sepanjang segala masa, Amin.

Doa sebelum renungan :

Bunda Maria yang aku kasihi, Bundaku, bagilah kesedihanmu kepadaku,
Biarlah aku ikut menanggungnya bersamamu, untuk merenungkan derita & kematian Yesusmu bersamaku. Agar segala kasih dan kekuatan dalam penderitaanmu, bersama Yesus, Putramu; menjadi bekal bagi kami menjalani hidup dalam per-ziarahan hidup kami di dunia ini.

Duka ke-1: 'Nubuat Simeon'
(Lukas 2 : 34-35)

Bunda yang berduka, aku turut bersedih karena pedang penderitaan pertama yang menusuk hatimu; pada saat di Bait Allah, Simeon tua bernubuat bahwa segala kekejaman akan dialami oleh Yesusmu terkasih.

Kau telah mengetahuinya dari Kitab Suci, bahwa kekejaman akan mengakibatkan kematianNya di depan matamu, diatas kayu salib hina, kehabisan darah, ditolak oleh banyak orang; sedangkan engkau tak berdaya membela atau menolongnya.

Demi penderitaan hatimu aku mohon padamu, Bundaku, perolehkanlah bagiku rahmat sehingga selama hidup dan pada saat ajal aku selalu mengingat akan sengsara Yesus, dan kedukaanmu selalu tertanam dihatiku, sebagai kekuatan kami.

1X Bapa kami, 7X Salam Maria, 1X Bunda Maria yang aku kasihi.......

Duka ke-2 ; 'Pelarian ke Mesir'
(Mat 2 : 13-14)

Bunda yang berduka. Aku turut bersedih karena pedang penderitaan kedua yang menusuk hatimu; pada saat tak lama setelah kelahiranNya, puteramu yang tak berdosa terancam kematian, yang dilakukan justru oleh orang-orang yang akan diselamatkanNya dengan kedatanganNya di dunia ini sehingga dalam kegelapan malam engkau beserta puteramu dan suamimu St.Josef lari ke Mesir.

Dan engkau, wanita muda yang lemah lembut, telah melakukan perjalanan panjang yang melelahkan dengan mengalami banyak kesulitan bersama puteramu yang masih lemah, melalui padang pasir dan kota yang tidak bersahabat, dan akhirnya, sebagai orang asing yang tidak mengenal siapapun, engkau telah hidup selama bertahun-tahun dalam kemiskinan dan kehinaan.

Aku mohon, Bundaku terkasih, perolehkanlah bagiku rahmat untuk menderita bersamamu dengan kesabaran hingga ajal, yang merupakan akhir kehidupan yang menyedihkan ini, sehingga akhirnya aku diperkenankan untuk menghindari hukuman abadi neraka yang pantas ku peroleh.

1X Bapa kami, 7X Salam Maria, 1X Bunda Maria yang aku kasihi.......

Duka ke-3: 'Yesus hilang di Yerusalem'
(Lukas 2 : 43-45)

Bunda yang berduka, aku ikut bersedih karena pedang penderitaan ketiga yang menusuk hatimu; pada saat di Yerusalem engkau kehilangan puteramu terkasih selama 3 hari.
Tidak melihat belahan hatimu disampingmu dan tidak mengetahui alasan perbuatanNya, dapat kubayangkan dengan baik, Ratuku terkasih, bahwa selama malam-malam itu engkau tidak dapat tidur dengan nyenyak dan hanya memikirkan Dia, hartamu satu-satunya.
Demi kepedihan hatimu selama 3 hari yang terasa panjang dan pahit, aku mohon padamu, perolehkanlah bagiku rahmat agar aku tidak akan pernah kehilangan Tuhanku, selalu berpegang teguh padaNya, sehingga pada saat aku meninggalkan dunia ini, aku akan disatukan denganNya.
1X Bapa kami, 7X Salam Maria, 1X Bunda Maria yang aku kasihi.......

Duka ke-4:  'Yesus bertemu bundaNya di jalan salib'
Bunda yang berduka, aku ikut bersedih karena pedang penderitaan keempat yang menusuk hatimu; pada saat engkau melihat puteramu terkasih dijatuhi hukuman mati, diikat dengan tali dan rantai, tubuh tertutup darah dan luka, dimahkotai duri-duri kasar, jatuh dibawah salib berat yang dipanggulNya di atas pundak terluka, berjalan bagai domba tak bersalah untuk mati demi cintaNya pada kami.
Matamu memandangNya dan Dia menatapmu, pandangan yang sekejap itu bagaikan beribu-ribu panah yang melukai hatimu yang manis.
Demi penderitaan yang sangat sedih itu, aku mohon padamu, perolehkanlah bagiku rahmat untuk hidup, sesuai dengan kehendak Tuhanku dan memanggul salibku dengan suka cita bersama dengan Yesus sampai akhir hayatku.
1X Bapa kami, 7X Salam Maria, 1X Bunda Maria yang aku kasihi.......

Duka ke-5:  'Yesus wafat di kayu salib'
(Yoh 19 : 25-27)
Bunda yang berduka, aku turut bersedih karena pedang penderitaan kelima yang menusuk hatimu; pada saat di Golgota engkau melihat puteramu Yesus terkasih wafat secara perlahan-lahan di depan matamu, dengan begitu banyak siksaan dan penghinaan, pada kayu salib hina.
Engkau tak berdaya memberikan penghiburan yang terkecil sekalipun seperti yang diberikan pada seorang penjahat besar yang mendekati ajalnya.
Bundaku yang paling kukasihi, aku mohon, demi penderitaan yang engkau alami bersama dengan puteramu yang wafat, dan demi kepedihan yang engkau rasakan terutama pada saat-saat terakhir dimana Dia berbicara padamu dari atas kayu salib, mengucapkan selamat tinggal dan meninggalkan kami semua dalam diri Yohanes muridNya sehingga menjadikan kami semua anak-anakmu, dan setelah ketetapan tersebut engkau melihatNya menundukkan kepala dan wafat; perolehkanlah rahmat dari kekasih tersalibmu agar aku dapat hidup dan mati dengan menyangkal segala hal duniawi sehingga aku dapat menghabiskan hidupku hanya untuk Allah dan kemudian pada saat memasuki surga untuk menikmatiNya, dengan saling bertatap muka.
1X Bapa kami, 7X Salam Maria, 1X Bunda Maria yang aku kasihi.......

Duka ke-6:  'Yesus diturunkan dari kayu salib'
(Yoh 19 : 40)

Bunda yang berduka, aku ikut bersedih karena pedang penderitaan keenam yang menusuk hatimu; pada saat engkau melihat hati manis puteramu ditusuk dengan tombak.
Dia telah wafat bagi manusia yang tidak tahu terima kasih yang setelah kematianNya tidak puas dengan siksaan dan penghinaan yang telah diberikan kepadaNya.
Demi penderitaan hebat yang telah kau jalani ini, aku mohon padamu, perolehkanlah rahmat bagiku untuk masuk ke dalam Hati Yesus yang terluka dan terbuka untukku, sehingga di dalam Hati itu, aku dapat merasakan bahwa disanalah satu-satunya tempat terindah dari kasih, dimana jiwa-jiwa yang mengasihi Allah beristirahat dan hidup di dalamNya. Aku tidak boleh mengasihi apapun kecuali Allah, perawan tersuci, engkau dapat memperolehkannya bagiku, aku berharap padamu.
1X Bapa kami, 7X Salam Maria, 1X Bunda Maria yang aku kasihi.......

Duka ke-7:  'Yesus dimakamkan'
( Yoh 19 : 38-42)

Bunda yang berduka, aku turut bersedih karena pedang penderitaan ketujuh yang menusuk hatimu; pada saat engkau melihat puteramu yang telah wafat dalam pelukanmu, tidak seindah dan sempurna seperti pada saat engkau menerimaNya di palungan Bethlehem, tetapi dengan tubuh tertutup darah, pucat dan dikoyak oleh luka-luka sehingga tulang-Nyapun terlihat; dan engkau kemudian berkata : "Puteraku, puteraku, beginikah kasih memperlakukanMU?"
Pada saat Dia dibawa ke makam, engkau ingin menemaniNya dan meletakkanNya dengan tanganmu sendiri dan mengatakan salam perpisahan yang terakhir, kemudian engkau meninggalkan hatimu yang penuh kasih terkubur bersama puteramu.
Dengan pengorbanan dan kepedihan jiwamu yang suci, aku mohon, perolehkanlah bagiku, o Bunda yang penuh kasih, pengampunan dari segala perbuatanku yang menyakiti dan melawan Tuhanku terkasih, yang kusesali dengan sepenuh hati. Mohon kuatkanlah aku dalam pencobaan, temanilah aku pada saat ajalku, selamatkanlah jiwaku melalui kemurahan Yesus dan engkau, sehingga pada suatu saat setelah segala sesuatu yang buruk ini, aku boleh sampai ke surga untuk menyanyikan lagu pujian bagi Yesus dan engkau untuk sepanjang masa.
1X Bapa kami, 7X Salam Maria, 1X Bunda Maria yang aku kasihi.......

Doa Penutup :

Ya Yesus, Tuhan kami, karena sengsaraMu yang telah dinubuatkan oleh Simeon, pedang penderitaan telah menikam hati termanis Bunda Maria, Perawan yang terkudus dan termulia.

Anugerahkanlah pada kami yang merenungkan dan menghormati dukanya, agar diperbolehkan menikmati berkat yang penuh rahmat dari sengsaraMu, karena Engkau yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin

(Diambil dari Doa Paulus Pius VII)








Rabu, 30 April 2014

Novena Kerahiman Ilahi & Doa Koronka



Doa Koronka dibuka dengan doa-doa:

Bapa Kami-1x,
Salam Maria-1x, dan
Aku Percaya-1x.


Doakan:

Ya Yesus, Kau telah wafat namun sember kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia. O Yesus, Sumber Kehidupan Kerahiman Ilahi yang tak terselami, naungilah segenap dunia dan curahkanlah diriMU kepada kami, seluruh keluarga dan sahabat-sahabat kami.

Darah dan air yang memancar dari hati kudus Yesus, sebagai sumber kerahiman bagi kami.

Yesus, Raja Kerahiman Ilahi, Engkaulah andalan kami.

Bapa Yang kekal, kupersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allahan Putra-Mu yang terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai penebusan  dosa kami dan dosa seluruh dunia.

Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami (bisa ditambah dengan menyebutkan nama kita atau nama orang yang kita doakan) dan seluruh dunia (10x).

Koronka ditutup dengan doa:

Allah yang Kudus,
Kudus dan berkuasa,
Kudus dan kekal,
kasihanilah kami dan seluruh dunia
(3x).


NOVENA KERAHIMAN ILAHI

Doa untuk seluruh umat manusia dengan segala perkara dan pergumulan yang ada, guna memberikan kepada mereka jalan kasih dan keselamatan, juga pertolongan bagi setiap orang dan segenap  jiwa jiwa.

Pesta Kerahiman Ilahi menurut wahyu wahyu Yesus kepada Sr Faustina harus didahului dengan Novena. Sebagian dari Novena itu didiktekan langsung oleh Yesus dan dicatat oleh Sr Faustina pada akhir tinggalnya di RS Pradnik dekat kota Krakow.

“Novena Kerahiman Ilahi yang diperintahkan Yesus supaya kutulis dan kulaksanakan sebelum Pesta Kerahiman Ilahi. Novena ini dimulai pada Jumat Agung, selama 9 hari”.

Sabda Tuhan Yesus kepada Santa Faustina:

“Aku menghendaki agar selama sembilan hari ini engkau membawa jiwa-jiwa ke mata air kerahiman-Ku, supaya mereka menimba dari sana kekuatan dan kesegaran serta rahmat apapun yang mereka butuhkan dalam menghadapi kerasnya hidup dan, khususnya pada saat kematian. Setiap hari, hendaknya engkau mengantar sekelompok jiwa yang berbeda kepada HatiKu. Hendaknya engkau membenamkan mereka di dalam lautan kerahiman-Ku, dan Aku akan membawa semua jiwa ini masuk ke rumah BapaKu. Engkau akan melakukan ini dalam kehidupan ini dan dalam kehidupan yang akan datang. Aku tidak akan menolak apapun dari jiwa yang engkau bawa ke mata air kerahimanKu. Demi kekuatan sengsaraKu yang pedih, setiap hari hendaknya engkau minta kepada BapaKu rahmat bagi jiwa jiwa ini .” (Buku Harian Faustina 1209)

Kelompok orang yang dibawa selama Novena :

Hari 1 : Seluruh umat manusia khususnya orang-orang berdosa
Hari 2 : Para Imam, kaum religious & pelayan rohani
Hari 3 : Jiwa- jiwa yang saleh dan setia
Hari 4 : Orang-orang tidak beriman dan mereka yang belum mengenal Yesus
Hari 5 : Jiwa orang-orang sesat dan memisahkan diri dari Gereja
Hari 6 : Jiwa jiwa yang lemah lembut dan rendah hati serta jiwa anak-anak
Hari 7 :Jiwa-jiwa yang secara khusus menghormati dan memuliakan Kerahiman Ilahi
Hari 8 : Jiwa-jiwa yang masih berada di Purgatorium (Api Penyucian)
Hari 9 : Jiwa-jiwa yang suam-suam kuku,  jiwa yg kering/mati secara rohani


NOVENA HARI KE 1
DOA UNTUK SELURUH UMAT MANUSIA, KHUSUSNYA ORANG ORANG BERDOSA
Sabda Yesus kepada St. Faustina:

“Hari ini, bawalah kepada-Ku seluruh umat manusia, khususnya orang orang berdosa, para pendosa, diseluruh dunia dan benamkanlah mereka dalam samudera kerahiman-Ku.


Dengan demikian engkau menghibur Aku dalam jurang kepedihan yang disebabkan oleh hilangnya jiwa jiwa itu. (Buku Harian Faustina 1210)


DOA:
Pemimpin/Sendiri:
Ya Yesus yang maharahim, sedari hakikatMu, Engkau mengasihani dan mengampuni kami. Janganlah memperhitungkan dosa-dosa kami, tetapi perhatikanlah keyakinan kami akan kebaikan-Mu yang tak terbatas. Terimalah kami semua dalam HatiMu yang maharahim, dan jangan pernah membiarkan kami pergi darinya untuk selamanya. Semua ini kami mohon demi kasih yang menyatukan diriMu dengan Bapa dan Roh Kudus.

Oh, Kerahiman Ilahi yang mahakuasa, dan keselamatan orang- orang berdosa,
Engkau adalah samudra kerahiman dan belas kasih; Engkau membantu semua orang yang dengan rendah hati memohon pertolonganMu.


Umat/sendiri:
Bapa yang kekal, dengan tatapan mataMu yang penuh kerahiman pandanglah seluruh umat manusia, khususnya orang-orang berdosa yang malang, semua yang direngkuh dalam Hati Yesus yang maharahim. Demi Sengsara-Nya yang pedih, tunjukkanlah kerahimanMu kepada kami sehingga kami dapat memuji kerahimanMu yang mahakuasa untuk selama- lamanya. Dan mereka semua boleh menerima kasih dan keselamatanMu, di bumi hingga di surga. Amin.


Dilanjutkan dengan Doa Koronka (tersedia diatas)
NOVENA HARI KE 2
UNTUK PARA IMAM, KAUM RELIGIUS, PELAYAN ROHANI
Sabda Yesus kepada St. Faustina:

“Hari ini bawalah kepadaKu jiwa-jiwa para Imam dan kaum religius, dan benamkanlah mereka dalam kerahimanKu yang tak terhingga. Merekalah yang memberiKu kekuatan untuk menanggung SengsaraKu yang pahit. Lewat mereka, laksana lewat saluran-saluran, kerahimanKu mengalir kepada umat manusia.“ ( Buku Harian Faustina 1212)

DOA:

Pemimpin/Sendiri:
Yesus yang Maharahim, sumber segala kebaikan, tingkatkanlah rahmatMu di dalam diri kami supaya kami dapat melaksanakan dengan pantas karya-karya kerahiman, dan supaya semua yang melihat kami dapat memuliakan Bapa Kerahiman yang ada di surga.

Mata air kasih Allah ada di dalam hati yang murni, terbenam dalam Samudra Kerahiman, bersinar laksana bintang-bintang cemerlang laksana fajar.

Umat/Sendiri:
Bapa yang kekal, dengan tatapan mataMU yang maharahim pandanglah himpunan orang-orang terpilih yang bekerja di kebun anggurMu; pandanglah jiwa-jiwa para imam dan kaum religius; dan limpahilah mereka dengan kekuatan berkatMu. Dalam Hati PutraMu, mereka direngkuh; demi kasih HatiNya, berikanlah kepada mereka kekuatan dan terangMu supaya mereka dapat menuntun orang lain di jalan menuju keselamatan dan dengan sesuara memuji kerahimanMu yang tidak terbatas sepanjang segala abad. Amin.

Dilanjutkan dengan Doa Koronka
NOVENA HARI KE 3
UNTUK JIWA YANG SALEH DAN SETIA
Sabda Yesus kepada St. Faustina:

“ Hari ini, bawalah kepadaku semua jiwa yang saleh dan setia,dan benamkanlah mereka dalam lautan KerahimanKu. Jiwa-jiwa ini memberikan penghiburan kepadaKu di sepanjang Jalan Salib. Mereka adalah tetes kesegaran & penghiburan di tengah lautan kepahitan“. ( Buku Harian Faustina 1214)


DOA:

Pemimpin/sendiri:
Yesus yang Maharahim, dari khazanah kerahimanMu, Engkau memberikan rahmat yang berlimpah ruah kepada semua orang. Perkenankanlah kami tinggal di dalam HatiMu yang maharahim dan jangan biarkan kami pernah terlepas dari sana untuk selamanya. Semua ini kami mohon kepadaMu demi kasihMu yang paling mengagumkan terhadap Bapa surgawi yang membuat HatiMu sedemikian bernyala-nyala.


Mukjizat-mukjizat kerahiman sungguh tak terselami. Baik orang berdosa maupun orang benar tidak akan memahaminya. Setiap kali Engkau memandang kami dengan penuh belas kasih, Engkau menarik kami lebih erat kepada kasihMu.

Umat/sendiri:
Bapa yang kekal, arahkanlah tatapan mata-Mu yang maharahim kepada jiwa-jiwa yang setia, sebagai harta pusaka Putra-Mu. Demi Sengsara-Nya yang pedih, limpahkanlah berkat-Mu kepada mereka, dan dengan perlindungan-Mu yang lestari rengkuhlah mereka. Dengan demikian, mereka tidak pernah akan gagal dalam
olah kasih dan tidak pernah akan kehilangan harta iman yang kudus; sebaliknya, bersama segenap paduan para malaikat dan para kudus, mereka akan memuliakan kerahiman-Mu yang tak terbatas sepanjang segala abad. Amin


Dilanjutkan dengan Doa Koronka

NOVENA HARI KE 4
DOA UNTUK ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN DAN MEREKA YANG BELUM MENGENAL TUHAN YESUS.

Sabda Yesus kepada St. Faustina:

“ Hari ini bawalah kepadaKu orang-orang yang tidak beriman dan mereka yang belum mengenal Aku. Dalam SengsaraKu yang pedih Aku juga memikirkan mereka, dan semangat mereka di masa depan meneguhkan HatiKu. Benamkanlah mereka dalam lautan KerahimanKu, karna Aku rindu memberikan kasih dan keselamatanKu bagi mereka.“ (Buku Harian Faustina 1216).


DOA

Pemimpin/Sendiri:
Ya Yesus yang maharahim, Engkau adalah Terang seluruh dunia. Terimalah dalam Hati-Mu yang maharahim jiwa orang-orang yang tidak beriman, yang belum mengenal Engkau. Biarlah sinar rahmat-Mu menerangi mereka sehingga mereka pun, bersama kami, dapat mengagungkan kerahiman-Mu yang mengagumkan; dan jangan biarkan mereka berada diluar kediaman Hati-Mu yang maharahim. Kami rindu agar mereka juga beroleh rahkat, kasih dan keselamatanMu. Kiranya sinar kasih-Mu menerangi jiwa-jiwa mereka; buatlah jiwa-jiwa ini mengenal & menerima Engkau, Sang Kasih dan Juru Selamat Sejati, dan bersama dengan kami, memuji kerahimanMu selamanya.

Umat/Sendiri:
Bapa yang kekal, arahkanlah tatapan mata-Mu yang maharahim kepada jiwa orang-orang yang tidak beriman dan mereka yang belum mengenal Engkau, tetapi sudah direngkuh dalam Hati Yesus yang maharahim. Tariklah mereka kepada terang Injil. Jiwa-jiwa ini belum tahu betapa besarnya kebahagiaan orang yang mengasihi Engkau.  Berikanlah rahmat-Mu kepada mereka, agar mereka pun
dapat mengagungkan kerahiman-Mu yang mahamurah sepanjang segala abad. Amin.


Dilanjutkan dengan Doa Koronka

NOVENA HARI KE 5

DOA UNTUK JIWA ORANG-ORANG YANG SESAT DAN MEMISAHKAN DIRI
DARI GEREJA


Sabda Yesus kepada St. Faustina:

“ Hari ini, bawalah kepadaKu jiwa orang-orang yang sesat dan memisahkan diri dari Gereja, dan benamkanlah mereka dalam lautan kerahiman-Ku. Setiap kali mereka mencabik-cabik Tubuh dan Hati-Ku, yakni Gereja-Ku, Aku merasakan Sengsara yang pedih. Begitu mereka kembali kepada kesatuan dengan Gereja, luka-luka-Ku menjadi sembuh, dan dengan cara ini mereka meringankan Sengsara-Ku “
Bahkan bagi mereka yang sudah mengoyakkan busana kesatuan-Mu, arus kerahiman terus mengalir dari Hati-Mu.


Kerahiman-Mu yang mahakuasa, Oh Allah, dapat mengantar jiwa-jiwa ini keluar dari kesesatan. (Buku Harian Faustina 1218)

DOA:

Pemimpin/Sendiri:

Yesus yang Maharahim, Sang Kebaikan sendiri, Engkau tidak pernah menutup terang-Mu bagi mereka yang memintanya daripada-Mu. Sambutlah jiwa-jiwa para bidaah dan orang yang memisahkan diri dari Gereja dalam naungan Hati-Mu yang maharahim. Dengan terang-Mu tariklah mereka ke dalam kesatuan Gereja, dan jangan biarkan mereka memisahkan diri dari Hati-Mu yang maharahim; tetapi
perkenankanlah mereka pun menyembah kerahiman-Mu yang mahamurah


Umat/Sendiri:

Bapa yang kekal, arahkanlah tatapan mata-Mu yang maharahim kepada jiwa-jiwa para bidaah dan orang-orang yang memisahkan diri dari Gereja; dengan berkeras hati di dalam kesesatan-kesesatan mereka telah menyia-nyiakan berkat-Mu dan
menyalahgunakan rahmat-Mu. Janganlah memandang kesalahan- kesalahan mereka, tetapi pandanglah kasih Putra-Mu sendiri, dan pandanglah juga SengsaraNya yang pedih, yang Ia jalani demi mereka karena mereka pun sudah direngkuh di dalam Hati Yesus yang maharahim.Perkenanlah mereka pun memuliakan kerahiman-Mu yang agung sepanjang segala masa. Amin.


Dilanjutkan dengan Doa Koronka

NOVENA HARI KE 6
DOA UNTUK JIWA JIWA YANG LEMAH LEMBUT DAN RENDAH HATI SERTA JIWA ANAK ANAK KECIL
Sabda Yesus kepada St. Faustina:


“ Hari ini bawalah kepadaKu jiwa yang lemah
lembut yang rendah hati dan jiwa anak-anak kecil dan benamkanlah mereka dalam kerahimanKu. Jiwa-jiwa ini paling menyerupai HatiKu. Di saat, Aku menjalani sakratul maut yang pedih, mereka menguatkan Aku. Aku melihat mereka sebagai malaikat di bumi, yang akan berjaga di dekat semua altar-Ku. Ke atas mereka, Aku mencurahkan seluruh limpahan rahmat. Hanya jiwa-jiwa yang rendah hati yang dapat menerima rahmatKu. Dengah kerahimanKu, Aku mengasihi jiwa-jiwa yang rendah hati“. (Buku Harian Faustina 1220)


DOA:

Pemimpin/Sendiri:
Yesus yang Maharahim, Engkau sendiri telah berkata, ” Belajarlah daripada Ku, sebab Aku ini lembah lembut dan rendah hati.”. Terimalah dalam kediaman HatiMu yang maharahim, semua jiwa yang lembah lembut dan rendah hati serta jiwa anak-anak kecil. Jiwa-jiwa ini membuat surga terpesona dan mereka adalah kesayangan Bapa surgawi. Mereka ibarat rangkaian bunga yang harum mewangi di hadapan tahta Allah; Allah sendiri bersuka cita atas keharuman mereka. Jiwa-jiwa ini memiliki kediaman lestari di dalam HatiMu yang maharahim, dan tak henti-hentinya mereka melakukan madah kasih serta kerahiman.


Suatu jiwa yang sungguh lemah lembut dan rendah hati sudah di bumi ini menghirup udara firdaus dan karena keharuman orang yang rendah hari Sang Pencipta sendiri bersuka cita.

Umat/Sendiri:
Bapa yang kekal, arahkanlah tatapan mata-Mu yang maharahim kepada jiwa-jiwa yang lembah lembut dan rendah hati, serta kepada jiwa anak-anak kecil, yang dihimpun di dalam Hati Yesus yang maharahim. Jiwa-jiwa ini paling menyerupai PutaraMu. Keharuman mereka membumbung dari bumi dan mencapai
tahtaMu sendiri. Bapa yang maharahim dan mahabaik, berkat kasih-Mu terhadap jiwa-jiwa ini dan berkat kesukaan yang Engkau nikmati kepada mereka, aku mohon kepadaMu : Berkatilah seluruh dunia agar semua jiwa bersama-sama melambungkan madah kerahimanMu sepanjang segala abad. Amin.


Dilanjutkan dengan Doa Koronka

NOVENA HARI KE 7

DOA UNTUK JIWA JIWA YANG SECARA KHUSUS MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN KERAHIMAN TUHAN

Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“ Hari ini bawalah kepadaKu jiwa-jiwa yang secara khusus menghormati dan memuliakan KerahimanKu, dan benamkanlah mereka dalam kerahimanKu. Jiwa-jiwa ini paling menderita karena menyaksikan sengsaraKu, dan mereka masuk paling dalam ke dalam Roh-Ku. Mereka adalah gambar yang hidup dari Hati-Ku yang maharahim. Dalam kehidupan yang akan datang, jiwa-jiwa ini akan bersinar dengan kecemerlangan istimewa. Tidak seorangpun dari mereka akan terjerumus ke dalam api neraka. Secara istimewa Aku akan membela setiap orang dari mereka pada saat kematiannya” (Buku Harian Faustina 1224)

DOA:
Pemimpin/Sendiri:
Yesus yang Maharahim, Hati-Mu adalah Sang kasih sendiri. Terimalah ke dalam kediaman Hati-Mu yang maharahim, jiwa orang- orang yang secara istimewa mengagungkan kerahiman-Mu dan menghormati keagunganNya. Karena kekuatan Allah sendiri, jiwa-jiwa ini sungguh perkasa. Di tengah segala penindasan dan
penderitaan, mereka melangkah maju penuh kepercayaan akan kerahiman-Mu. Jiwa-jiwa ini bersatu dengan Dikau dan menggendong seluruh umat manusia pada bahu mereka. Jiwa–jiwa ini tidak akan dihakimi dengan kejam tetapi pada saat ajalnya, mereka akan direngkuh oleh kerahiman-Mu.

Jiwa yang memuji kebaikan Tuhan dikasihi olehNya secara istimewa.
Ia selalu dekat dengan mata air yang hidup dan menimba rahmat dari Kerahiman Ilahi.


Umat/Sendiri:
Bapa yang kekal, arahkanlah tatapan mata-Mu yang maharahim kepada jiwa-jiwa yang memuliakan dan menghormati sifat-Mu yang paling tinggi, yakni kerahiman-Mu yang tiada tara, dan yang dihimpun dalam Hati Yesus yang maharahim. Jiwa-jiwa ini adalah Injil yang hidup; tangan mereka penuh dengan karya kerahiman, dan roh mereka, yang meluap-luap dengan suka cita, melambungkan kidung kerahiman kepada-Mu, O Yang Mahatinggi! Aku mohon, ya Allah: Tunjukkanlah kerahiman-Mu kepada mereka sesuai dengan harapan dan kepercayaan mereka kepada-Mu. Dalam diri mereka, biarlah digenapi janji-janji Yesus bagi mereka, ”Jiwa-jiwa yang menghormati kerahiman-Ku yang tiada tara akan Kubela sebagai
kemuliaan-Ku sendiri sepanjang hayat mereka, khususnya pada saat kematian mereka.”.Amin


Dilanjutkan dengan Doa Koronka

NOVENA HARI KE 8
DOA UNTUK JIWA-JIWA YANG DIPENJARAKAN DI PURGATORIUM
Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“ Hari ini, bawalah kepadaKu jiwa-jiwa yang dipenjarakan di Purgatorium, dan benamkanlah mereka dalam lubuk kerahiman-Ku. Biarlah banjir Darah-Ku menyejukkan mereka yang kepanasan. Semua jiwa ini sangat Kukasihi. Mereka sedang melunasi hukuman- Ku yang adil. Engkau memiliki kekuatan untuk meringankan mereka. Ambillah segala indulgensi dari khazanah Gereja-Ku dan
persembahkanlah semua itu demi mereka. Oh, kalau saja engkau tahu siksaan yang mereka derita, engkau akan terus-menerus mempersembahkan bagi mereka kemurahan hati dan melunasi utang mereka kepada keadilan-Ku.“ (Buku Harian Faustina 1226)


DOA:

Pemimpin/Sendiri:
Yesus yang Maharahim, Engkau sendiri telah berkata bahwa Engkau menginginkan kerahiman; Aku membawa ke kediaman Hati-Mu yang maharahim jiwa-jiwa di Purgatorium, jiwa-jiwa yang sangat Engkau kasihi, tetapi sekaligus harus melunasi hukuman yang dijatuhkan oleh keadilan-Mu. Semoga aliran Darah dan Air yang memancar dari hati-Mu memadamkan nyala api yang memurnikan itu, supaya di tempat itu pun kuasa kerahiman-Mu dapat dimuliakan.

Dari panas Purgatorium yang mengerikan, naiklah suatu rintihan kepada kerahiman-Mu, dan dalam aliran darah bercampur air mereka menerima penghiburan, kesegaran, kelegaan.

Umat/Sendiri:

Bapa yang kekal, arahkanlah tatapan mata-Mu kepada jiwa-jiwa yang menderita di Purgatorium, yang direngkuh dalam hati Yesus yang maharahim. Berkat sengsara Putra-Mu yang pedih, dan demi semua kepahitan yang melanda Jiwa Yesus yang mahakudus, aku mohon kepada-Mu, sudilah menyatakan kerahiman-Mu kepada jiwa-jiwa yang sedang Engkau pandang dengan mata-Mu yang adil. Pandanglah mereka hanya melalui luka-luka Yesus, Putra-Mu yang terkasih; karena kami sungguh percaya bahwa di sini tidak ada batas untuk kebaikan dan kemurahanMu. Amin

Dilanjutkan dengan Doa Koronka
NOVENA HARI KE 9
DOA UNTUK JIWA-JIWA YANG SUAM SUAM KUKU & KERING ROHANI
Sabda Yesus kepada St. Faustina:

“ Hari ini bawalah kepadaKu, jiwa-jiwa yang suam-suam kuku, dan benamkanlah mereka di dalam lubuk kerahiman-Ku. Jiwa-jiwa ini paling nyeri melukai Hati-Ku. Karena jiwa-jiwa yang suam-suam kuku ini, jiwa-Ku merasakan kejijikan yang paling mengerikan di Taman Getsemani. Merekalah yang menyebabkan Aku berseteru kepada Bapa, ’Bapa, ambillah piala ini dari pada-Ku kalau ini memang kehendak-Mu!’ Bagi mereka, harapan terakhir untuk selamat adalah berlari kepada kerahiman-Ku.“(Buku Harian Faustina 1228)


DOA:

Pemimpin/Sendiri:

Yesus yang Maharahim, Engkau adalah Sang Kerahiman sendiri. Aku membawa jiwa-jiwa yang suam-suam kuku ini ke kemah Hati-Mu yang maharahim. Dalam api kasih-Mu yang paling murni ini biarlah jiwa-jiwa yang beku ini, yang seperti mayat ini, yang dipenuhi dengan kejijikan ini, dapat dihidupkan kembali. O Yesus yang maharahim, tunjukkanlah kerahiman-Mu yang mahakuasa dan tariklah mereka ke dalam nyala kasih-Mu; limpahkanlah atas mereka karunia kasih yang kudus karena bagi kuasa-Mu tidak ada hal yang mustahil.


Api dan es tak dapat berpadu; entah api yang mati, entah es yang leleh.
Tetapi berkat kerahiman-Mu, O Allah, Engkau dapat memulihkan dalam diri semua orang apa saja yang sudah hilang.


Umat/Sendiri:

Bapa yang kekal, arahkanlah tatapan mataMU kepada jiwa jiwa yang suam suam kuku, yang bagaimanapun sudah direngkuh dalam Hati Yesus yang maharahim.Bapa Kerahiman, berkat sengsara PuteraMu yang pedih dan berkat sakratulmautNya selama tiga jam di kayu salib, aku mohon kepadamu:Biarlah merekapun memuliakan lubuk kerahimanMu..Amin

Dilanjutkan dengan Doa Koronka
Disarankan agar  Novena dimulai pada hari Jumat Agung dan diakhiri dengan Pesta Kerahiman Ilahi.
Selamat berdoa, semoga Kerahiman Ilahi menaungi kita semua.Amin


April – Juni 2014 – Masa Raya Kerahiman Ilahi



April – Juni 2014 – Masa Raya Kerahiman Ilahi

"Bukan orang sehat yg memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah & pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan & bukan persembahan, krn Aku dtg bukan unt memanggil orang benar, melainkan orang berdosa." (Matius 9:12-13)

"Yesus, Kau telah wafat namun sumber kerahiman tlah memancar bagi jiwa jiwa manusia dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia. Ya Yesus, Sumber Kehidupan Kerahiman Ilahi, naungilan segenap dunia dan curahkanlah diriMu kepada kami. Limpahilah kami dgn kerahimanMu, yaitu belas kasih dan belas kasihanMu".

Yesus memang sudah wafat, namun dgn wafatNya, sgala maut, dosa, kutuk, kematian, kebinasaan telah dipatahkanNya. Namun kini Yesus tlah bangkit, sehingga kesemuanya itu digantikan dg penebusan dosa, keselamatan, kemenangan, berkat, kehidupan damai sejahtera di bumi hingga di surga; bagi kita semua. Kesemuanya itu diberikanNya krn kerahimanNya.

Kerahiman Allah adalah suatu anugrah yg Allah berikan kpd kita dlm bentuk belas kasih dan belas kasihan atau welas asih. Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang; Dia mengasihi seluruh umat manusia diseluruh bumi (unconditional love), namun terlebih Dia sungguh menyayangi kita, anak2Nya, yg juga mengasihiNya dan mau menjalankan hidup dijalan kebenaran-Nya (sperti Bapa sayang kpd anak2Nya).

Sejenak mari kita merenungkan & mengingat betapa Allah Bapa sdh sangat mengasihi kita dg sgala pemberian yg nyata & sempurna demi kebaikan kita, manusia ciptaanNya, yg sangat Dia kasihi.

Beberapa hal inti sbg bukti nyata belas kasihNya adl:

1. “Allah menciptakan langit dan bumi serta isinya”. (Kejadian 1 : 1 – 31).

Pd awalnya hanya ada gelap di alam semesta ini, lalu krn kasihNya, Allah bekerja slm 6 hari, mencipta & mengisi alam semesta dg sgala keindahan & manfaatnya. Pada hari ke 6, Allah menciptakan manusia seturut gambarNya.  5 hari Allah bekerja, mempersiapkan segalanya, yg ternyata adl mempersiapkan sgala yg dibutuhkan oleh manusia (Adam & Hawa, dan kita).

2. “Allah mengasihi kita manusia shg Ia mengutus Yesus Putera-Nya ke dunia untuk menghapus dosa-dosa kita, agar kita memperoleh hidup yang kekal” (Yoh 3:16).

Sayangnya, manusia jatuh dalam dosa. Namun krn kasihNya, Allah tdk mau sgala dosa menjauhkan / melepaskan manusia dari tangan kasihNya. Dia ingin kita tetap bersamanya, selama menikmati hidup di alam semesta ini, sampai saat kita bersamaNya nanti di surga. Shg Dia mengutus Yesus, PutraNya, satu2nya, untuk mati & melepaskan manusia dari kuasa maut, menebus dosa manusia dan memberikan keselamatan kekal.

3. “Tiada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang menyerahkan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya…” (Yoh 15:13).

Belas kasihan yg utama adl yg dinyatakan oleh Yesus Kristus yg menyerahkan DiriNya untuk menyelamatkan kita melalui Misteri Paska, Salib Kristus  -yaitu sengsara, wafat, kebangkitan dan kenaikan-Nya ke surga.

Di sana kita melihat kasih yang lebih besar dr sgala dosa & kelemahan; kasih yg lebih kuat drpd maut, kasih Allah yg slalu siap mengampuni, siap merangkul anak-anak-Nya yang bertobat. Ya, inilah pernyataan kasih Allah Bapa & Tuhan Yesus untk kita.

4. Dan banyak hal yg Allah Bapa dan Tuhan Yesus perbuat demi mengsihi manusia.

Pd kesempatan yg istimewa ini, Allah ingin mencurahkan belas kasihanNya yg lebih berlimpah untuk kita, melalui diri Yesus yg menjadi Sumber Kerahiman Ilahi bagi kita.

Namun sebelum kita beroleh karunia ini, kita harus memurnikan hati kita, dgn rendah hati datang memohon ampun akan dosa dan memohon rahmat Allah agar dpt memampukan kita melakukan pertobatan total dan membiarkan Allah mengubah hidup kita mjd baru dan indah; krn belas kasihan Allah hanya akn hadir meresap pd hati yg lembut, rendah hati, murni & penuh ketulusan.

Dalam kemurnian & ketulusan, kita akn mampu mendengarkan, merespon dg baik & menuruti  nasehat, teguran, peringatan Allah yg muncul melalui suara hati kita. Jk kita membuka hati kita mk belas kasihan Allah akn sgt besar dan nyata.

Belas kasihan Allah dlm bentuk karunia kerahimanNya, akn memberikan banyak anugrah untk kita. Seperti anugrah pertobatan dan pemurnian dari dosa, karunia kesembuhan, keselamatan hidup & jiwa kita, keselamatan jiwa bagi mrk (yg sdh lbh dulu dipanggil) yg msh dalam ’api pencucian’, karunia pembebasan dr sgala kuasa gelap, pertolongan dari sgala perkara, terbukanya pintu jalan keluar, jawaban atas sgala doa & permohonan kita, dll.

Marilah kita menggunakan kesempatan istimewa ini dg menyerahkan hidup kita kedalam Sumber Kerahiman, yaitu Allah dan berdoa dan memohon belas kasih dan belas kasihan Allah untuk kita dan org org yg kita kasihi (sampaikan ujud doa khususmu), diiringi dgn Novena Kerahiman Ilahi + Doa Koronka, slm 9 hari, maka lihatlah betapa kerahimanNya tercurah bagimu dan bagi mreka yg kita doakan.

GBU