Novena Kanak-Kanak Yesus

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat Mari kita bersama mendoakan Novena Kanak Kanak Yesus dalam menyambut kelahir...

Jumat, 11 September 2015

KEMBALILAH PADA KASIH MULA-MULA - "Bread" For Soul

KEMBALILAH PADA KASIH MULA-MULA, KASIHMU DARI ALLAH DAN UNTUK ALLAH, JUGA KASIH YANG KAU PEROLEH DARI KELUARGA/PASANGAN/ORANGTUA/ANAK - YANG ALLAH TELAH PILIH DAN TETAPKAN BAGIMU:

KOLOSE 3: 12-25 =

Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.

Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.

Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.

Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan.

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.

Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.

-----------------------------------------

Kisah sejati seorang sahabat:

Suamiku berprofesi sebagai insinyur mesin, Aku mencintainya krn sifatnya yg tegar, dan perasaan hangat dan nyaman saat Aku bersandar di bahunya yg bidang.

Tiga tahun berhubungan, dan sekarang sudah dua tahun kami menikah, aku harus mengakui, aku mulai lelah dgn semua ini. Alasan-alasanku mencintainya, sekarang telah berubah menjadi penyebab kelelahanku.

Aku perempuan yg sangat sentimental, dan sangat, sangat sensitif tentang hubungan cinta dan perasaanku, aku sangat mendambakan momen² romantis dlm hidupku. Suamiku, adalah org yg sangat berlawanan sifatnya dgnku, dan ketidak mampuannya membuat momen romantis dlm pernikahan kami telah menghancurkan perasaan cintaku kepadanya.

Suatu hari, akhirnya aku memutuskan utk menyatakan keputusanku kepadanya. Aku ingin bercerai.

“Kenapa?” tanyanya, kaget.

“Aku lelah. Gak semua hal di dunia ini harus ada alasannya kan?!” Jawabku.

Suamiku hanya diam semalaman, sepertinya ia tenggelam dlm pikirannya, dan merokok sepanjang malam. Perasaan kecewaku hanya bertambah besar melihatnya seperti itu. Disana terlihat laki² yg bahkan tdk dpt mengekspresikan kekecewaannya, apa lagi yg aku harapkan dari dia? Akhirnya suamiku bertanya kepadaku.

“Apa yg bisa Aku lakukan utk mengubah pikiranmu?”

Sepertinya yg org² bilang itu benar, susah utk mengubah kepribadian seseorang, dan kurasa, aku telah kehilangan kepercayaan dan cintaku kepadanya.
Aku melihat dlm ke matanya, dan perlahan ku jawab: “Aku punya pertanyaan, kalau Kamu bisa menjawabnya, dan meyakinkanku, Aku mungkin mengubah pikiranku. Seandainya ada bunga yg terletak di tepi jurang, dan mengambilnya bisa membahayakan nyawamu, maukah Kamu mengambilnya untukku?”

“Akan Aku jawab besok” Jawabnya, singkat.

Harapanku hancur mendengar jawabannya.

Keesokan harinya aku terbangun, dan dia sudah tdk ada. Kutemukan sepucuk surat dgn tulisan tangannya yg jelek, di bawah segelas susu di meja makan dekat pintu depan. Aku baca perlahan kata-katanya.

“Sayangku, Aku tdk akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi biarkan Aku menjelaskan alasanku..”

Baru kalimat pertama, tapi kekecewaanku semakin bertambah padanya. Kulanjutkan membaca.

“... Ketika kamu menggunakan komputer, kamu selalu bermasalah dgn program-programnya, kemudian Kamu menangis di depan monitor. Aku harus menjaga jariku, jadi aku bisa tetap membantumu memperbaiki programnya. Kamu selalu lupa membawa kunci pintu kalau keluar rumah, jadi Aku harus menjaga kakiku utk berlari pulang agar Kamu bisa segera masuk ke dalam rumah. Kamu suka jalan², tapi Kamu selalu tersasar di tempat yg baru, jadi Aku harus menjaga mataku agar bisa memberitahu jalan yg benar. Kamu selalu keram setiap bulan saat “teman baikmu” datang, jadi Aku harus menjaga tanganku utk mengelus perutmu dan meredakan rasa keram itu...”

“. Kamu selalu suka utk tetap di rumah, dan Aku khawatir Kamu tdk memiliki teman. Jadi Aku harus menjaga mulutku, agar bisa terus menceritakan cerita² lucu utk menghilangkan kebosananmu. Kau selalu suka menatap komputer, dan itu buruk utk matamu. Jadi Aku harus smenjaga mataku, agar kalau kita tua nanti, aku bisa membantu memotong kukumu, dan membantumu menyibak ubanmu yg mengganggu, jadi Aku bisa memegang tanganmu, sambil memandang pantai berdua. Jadi kamu bisa menikmati sinar matahari, dan pasir yg indah... Jadi Aku bisa menceritakan kepadamu warna dari bunga², seperti rona wajahmu saat Kamu masih muda... Jadi, Sayangku, kecuali aku yakin ada orang lain yg mencintaimu lebih dari Aku... Aku tdk bisa memetik bunga itu, dan mati...”

Air mataku mengalir membasahi suratnya, dan merusak tinta di tulisannya sepanjang aku membaca...

“... Sekarang Kamu sudah selesai membaca jawabanku. Kalau kamu puas dgn jawabanku, tolong buka pintu depan, krn aku sedang berdiri menunggumu sambil membawa roti dan susu segar kesukaanmu...”

Aku bergegas menarik pintu, dan melihat wajahnya yg penasaran, memeluk erat botol susu dan roti dgn tangannya.

Sekarang aku sangat yakin, tidak ada org yg bisa mencintaiku sebesar cintanya kepadaku, dan aku memilih utk tetap bersamanya, meninggalkan bunga² yg aku inginkan di belakang...

Begitulah hidup. Ketika seseorang dikelilingi oleh cinta, lama² perasaan bahagia itu pudar, dan dia tdk merasakan cinta sesungguhnya krn tertutup oleh kebosanan.

Cinta hadir dlm berbagai bentuk, bahkan dlm bentuk yg sangat kecil dan tdk terasa. Bisa jadi, cinta hadir dlm bentuk yg sangat membosankan. Bunga² dan momen romantis hanya hal yg bisa dilihat dari kekuatan cinta. Namun dibalik itu semua, ada cinta yg sebenarnya..

Pandangi wajah pasanganmu jika Kau mulai merasa bosan.

Pikirkan hal² yg membuatmu jatuh cinta kepadanya dulu.

Dan bayangkan, apakah ada yang orang yang akan mengasihimu dengan kasih mula-mula yang tulus, nyata dan tidak semu, tidak berubah, memberi yang terbaik semampunya untukmu, yang mau menerimamu apa adanya, dan mendampingimu dalam segala musim hidupmu, seperti yang diberikannya kepadamu selama ini?

Seseorang yang akan mengasihimu, menemanimu, bahkan sampai saat tua, dan sampai menghantarkanmu kepada hari terakhirmu?

Terlepas dari segala kekurangan dan kelemahannya, dan sepenuh kekurangan dan kelemahan yang ada padamu, tapi adakah yang lain yang mengasihimu sedemikian?

Jesus bless you...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar