Novena Kanak-Kanak Yesus

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat Mari kita bersama mendoakan Novena Kanak Kanak Yesus dalam menyambut kelahir...

Rabu, 26 Maret 2014

15 Penyiksaan Rahasia Terhadap Yesus, Anak Allah, Penebus Manusia

15 Penyiksaan Rahasia Terhadap Yesus, Anak Allah, Penebus Manusia

Rahasia ini diungkapkan kepada orang suci, kekasih Allah, St. Maria Magdalena, Claris Fransiska yang hidup, meninggal dan digelar suci di Roma.

YESUS memenuhi keinginan suster ini, yang berharap sungguh supaya memahami sesuatu mengenai PENYIKSAAN RAHASIA yang dialami YESUS, pada malam menjelang YESUS diadili dan dihukum mati, Yesus ditangkap setelah berdoa di taman Getsemani dengan ber-air mata darah dan ber-keringat darah. Pada malam itulah, Yesus harus menanggung ke 15 siksa dibawah ini:

1. Mereka membelenggu kakiKu dan menyeretKu diatas batu-batu anak tangga, turun menuju kesebuah ruangan kotor dan menjijikan dibawah tanah.

2. Mereka menanggalkan pakaianKu, lalu mencambuki badanKu dengan cambuk yang bersimpul-simpul besi.
 
3. Mereka melilitkan tali pada badanKu, lalu menarikKu sepanjang lapangan, dari ujung ke ujung.

4. Mereka menggantungkanKu pada sekeping kayu dengan simpul hidup dan mudah terbuka, sehingga AKU jatuh. Dengan siksa yang sedemikian ini, AKU menangis dengan air mata darah.

5. Mereka mengikatKu pada sebuah tonggak, lalu menusukKu dengan kayu yang bercabang.
 
6. Mereka memukulKu dengan batu, dan memanggangKu dengan bara api dan obor.

7. Mereka menusukKu denagn jarum besar, ujung yang menyerupai tombak runcing merobek kulitKu, daging dan urat-uratKu mencuat keluar dari badanKU
 
8. Mereka mengikatKu pada sebuah tonggak dan menyuruh berdiri tanpa alas kaki, pada sekeping besi yang panas membara.

9. Mereka memahkotaiKu denagn mahkota besi, menutup mukaKu dengan kain yang kotor dekil.

10. Mereka mendudukan AKU pada sebuah kursi yang dipasang paku-paku tajam yang menyebabkan luka-luka yang dalam pada badanKu.

11. Mereka menyirami luka-lukaKu dengan timah hittam dan damar cair, kemudian mereka menggencetKu pada kursi yang berpaku-paku, sehingga paku-paku ini menusuk membenam masuk semakin dalam dan lebih dalam lagi ke badanKU.
 
12. Supaya malu dan makin sengsara, mereka menusukkan jarum-jarum dilubang pori janggutKu yang sudah dicabuti. Lalu lenganKu diikatkan ke punggungKu dan mereka menggiringKu keluar dari penjara, dibarengi tamparan-tamparan dan pukulan.

13. Mereka menghempaskanKu pada sebuah salib dan mengikatKu, sedemikian kencang sehingga AKU hampir-hampir tidak bisa bernafas sama sekali.

14. Mereka mendorong keras kepalaKu, sehingga AKU jatuh terlentang ke tanah, lalu mereka menginjakKu yang menyakitkan dadaKu. Kemudian mereka mencopot duri mahkotaKu dan mencucukkannya ke lidahKu
 
15. Mereka menuangkan dalam mulutKu kotoran-kotoran yang sangat busuk dan menjijikan, sebab mereka kehabisan cara-cara penyiksaan yang sadis-keji kepadaKu

Lalu YESUS bersabda:

AnakKu! AKU menghendaki supaya kamu menyampaikan kepada siapa saja, KELIMA BELAS PENYIKSAAN RAHASIA INI, supaya masing-masing mereka dimuliakan. Siapa saja yang setiap hari mempersembahkan kepadaKu, dengan kasih sayang, salah satu penderitaanKu ini, dan mengucapkan dengan sungguh-sungguh doa ini, akan dikaruniakan kemuliaan kekal baginya, pada hari penghakiman.  

                                                     ********************************

"MARILAH BERDOA menghormati Tuhan Yesus yg telah menderita siksa demi menebus dosa dan menyelamatkan seluruh umat manusia"

 YA YESUS ANAK ALLAH YANG MAHA KUASA, kami dengan sungguh-sungguh memuliakan namaMu, dalam kelima belas penyiksaan rahasia ini, sebab darahMU yang mahasuci sudah dicurahkan bagi kami.

Kami memuliakan, mengagungkan dan menyembahMu ya kasih yang abadi, Yesus Kristus, demi hatiMu yang mahasuci, darahMu yang mahamurni, pengorbananMu yang mahamulia, bagi kami bangsa manusia; juga kami memuliakan Sakramen Mahakudus di AltarMu, BUNDA MARIA YANG SUCI MURNI, Sembilan Paduan Suara mulia para Malaekat dan Darah yang suci para Kudus.

Sebagaimana banyaknya pasir di samudera dan gandum diladang; banyaknya rumput dipadang dan buah-buahan di kebun; banyaknya daun-daun di pohon dan bunga-bunga di taman; banyaknya bintang di angkasa, para malaikat di surga dan banyaknya makhluk di muka bumi, kami semua, hamba-hambaMu, memuliakan, mengagungkan dan menyembahMu; kini dan sepanjang segala masa.

Ya Yesus, Anak Allah yang menderita siksa, kasihanilah dan ampunilah kami yang menyiksaMu karna dosa-dosa kami. 

AMIN.

(Devosi disahkan Paus Clement II, 1730-1740)

DOA PENGHORMATAN KEPADA DARAH KUDUS YESUS KRISTUS



DOA PENGHORMATAN KEPADA DARAH KUDUS YESUS KRISTUS

Surat suci dari Yesus demi menyucikan tetesan darah Yesus yang kudus yang mengucur di jalan menuju Kalvari.

Santa Elisabeth, Santa Mathilda & santa Bridget adalah Santa-Santa yang sungguh ingin mengetahui kisah sengsara Yesus, dimana kemudian Yesus menampakkan diri kepada mereka dan menyampaikan rahasia penyiksaan dan tetesan darah kudus Yesus (lengkapnya ada pada: “Doa penghormatan siksa Yesus dan Doa penghormatan duka/sengsara Yesus”).

Pesan Yesus kepada ke-3 Santa suci tsb: 
Bagi mereka yang percaya yang mau mendaraskan doa ini setiap hari selama 3 tahun berturut-turut demi kasih tulus terhadap “Semua Tetesan Darah-Ku yg hilang”, maka Aku akan melimpahkan 5 karunia:

1.    Indulgensi penuh dan pengampunan atas dosa-dosanya.
2.    Dibebaskan dari sengsara dan siksa dosa di api pencucian.
3.  Bila mereka meninggal sebelum menyelesaikan doa ini selama tahun ini, maka dianggap sudah menyelesaikannya.
4. Dengan begitu, pada kematiannya, sama saja dengan mereka sudah menyerahkan & memurnikan semua darah mereka, demi iman suci mereka.
5. Aku akan turun dari surga dan menyongsong jiwa mereka dan sanak saudara mereka, sampai generasi ke-empat.

*********************

DOA PENGHORMATAN KEPADA DARAH KUDUS YESUS KRISTUS:

Penyelamat yang penuh belas kasih, sadar akan kelemahanku & kepapaanku; serta kagum akan keagunganMu, aku berlari pada Kaki tersalibMu yg kudus & bersyukur kepadaMu untuk banyak berkat yang telah Engkau berikan kepadaku, mahklukMu yang lemah dan penuh dengan dosa ini.

Aku bersyukur kepadaMu khususnya telah membebaskan aku dengan Darah BerhargaMu dari kehancuran kuasa maut dan iblis. DarahMu memurnikan aku, menebus dosa-dosaku dan menyelamatkanku agar aku tidak berjalan menuju kebinasaan, namun berjalan pada kehidupan. Dengan darah kudusMu, Engkau telah menebus seluruh umat manusia dan dunia ini dari dosa, maut, kematian dan kebinasaan neraka.

Di hadapan Bunda terkasihku, Bunda Maria, malaikat pelindungku, orang kudus teladanku, dan seluruh penghuni surga, aku mempersembahkan diriku sendiri secara sukarela dengan hati yang tulus, o Yesus terkasih, kepada Darah BerhargaMu. Jadilah Tuhan, Penebus dosaku dan Juru Penyelamatku.
 
Ya Yesus, terima kasih atas darah kudusMu yang tercurah demi keselamatanku. tutup bungkus aku, keluargaku dan seluruh dunia dengan darah kudusMu, bebaskan kami dr sgala kuasa dosa & iblis, murnikan kami dgn darah kudusMu, demi keselamatan kami di bumi hingga di surga. Amin

(Doakan: Bapa Kami* … Salam Maria* … Kemuliaan*…(2x))



Masa Pra-Paskah, masa ter-mulia bagi hidup iman Kristiani.


Sahabatku terkasih dalam Yesus Kristus,

Masa PraPaskah adl saat yang tepat untk kembali menarik diri sejenak dari dunia guna menyediakan waktu untk merenungkan karya kasih dan keselamatan Allah Bapa yang telah digenapi oleh Yesus, Tuhan kita.

Yesus yang hadir ke bumi, mengambil rupa sebagai seorang hamba, yang datang untk melayani dan mengasihi dan memulihkan banyak orang. Dia juga yang datang, untk menjalani penderitaan, dengan menanggung siksa pd malam sebelum disalibkan (setelah Ia berdoa kepada BapaNya di taman Getsemani, lalu Ia ditangkap), sejak itulah Yesus harus menanggung siksa, derita, hinaan, yg di sempurnakan dgn perjalanan memanggul salib ke Golgota hingga wafat di kayu salib hina. Hanya demi mengasihi, menebus dosa dan menyelamatkan seluruh umat manusia, dan kita semua.

Betapa mulianya anugrah tsb, terima kasih Tuhan. Namun guna kita bisa menerima anugrah mulia tsb, ingatlah selalu, bhw anugerah itu kita dapatkan melalui penderitaan, sengsara dan wafat Yesus.

Ijinkan saya menyampaikan beberapa doa untk menghormati setiap tetesan darah, siksa pd malam sbelum Yesus disalibkan dan penghormatan thd sengsara salib Yesus hingga Ia wafat.  (terlampir setelah posting ini).

Doa tsb adalah:
1. Doa penghormatan kepada tetesan darah Yesus.
2. Doa penghormatan kepada siksa Yesus pada malam sbelum disalibkan.
3. Doa penghormatan kepada perjalanan sengsara Yesus menuju Golgota.
4. Doa penghormatan kepada 7 duka Bunda Maria, Bunda Yesus, Tuhan kita.

Dengan menyediakan sedikit waktu kita untuk merenungkan dan berdoa demi menghormati karya kasih dan keselamatan Allah, maka kita dilayakkan menikmati anugrah mulia di bumi hingga disurga.

Berdoalah untuk menghormati Tuhan Yesus yang telah memberikan diriNya dan nyawaNya melalui penderitaanNya demi kita, agar kuasa darah kudus yg tertumpah dalam siksa2Nya dan bilur2Nya akan: memulihkanmu, menyembuhkanmu, memurnikanmu, memberkatimu, dan menyelamatkanmu, di bumi hingg di surga. Amin

Salam damai.

Senin, 20 Januari 2014

A 'Bread' for our Soul: Hanya domba-domba-Ku yang mendengarkan Aku.



Hanya domba-domba-Ku yang mendengarkan Aku.

Sabda Yesus: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu." (Yohanes 10: 26-30)

Yesus mengatakan bahwa hanya domba-dombaNya yang bisa mengenali & mendengar suara dan panggilanNya, dan yang akan datang menghampiri Gembalanya jika mendengar suaraNya. Dan domba-domba itu akan selalu ingat pada Gembalanya dan seruanNya.

Kita adalah domba-domba, dan Yesus adalah Sang Gembala kita yang mulia. Kita bisa mendengar dan menghampiri Dia, hanya melalui terang iman. Tentunya dalam iman yang hidup.

Iman melibatkan ingatan. Karna mengingat adalah berusaha terus membangun relasi baik dengan yang diingat.

Demikian juga iman, iman-lah yang mengingatkan kita kepada sgala pemahaman rohani, yaitu: kebenaran, kemurahan hati, pengampunan, pengorbankan diri untuk orang lain, mengasihi orang lain bahkan mengasihi mereka yang sudah menyakiti kita; dan terutama iman mengingatkan kita untuk slalu kembali, mengasihi & melekat pada Allah dalam segala hal. 

Semua ingatan iman tersebut adalah ingatan kita akan Yesus, Putra Allah, Sang Kasih dan Juru Selamat, yang mengasihi kita, Yesus-lah Gembala kita. Dan kita sebagai domba-dombaNya, selalu dalam pemeliharaan dan penyertaannNya.

 Seperti Mazmur Daud yang indah untuk Tuhan:


“ TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;



Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.” (Mazmur 23: 1-6)


Seperti Daud, hendaknya kita juga mau berserah sepenuhnya kepada Yesus, Sang Gembala sejati, yang dalam segala hal Dia-lah yang memelihara kita dengan kasih karunia dan berkat yang berlimpah.

Bagaimana cara kita menanggapi Sang Gembala yang setia menyertai dan memelihara kita, agar kita menerima limpahan kasih karunia dan penyertaanNya? Yaitu dengan menjadi ‘domba’ yang selalu setia mendengar dan menuruti pada perkataanNya, juga dengan selalu melekat padaNya.

Domba adalah hewan yang berbulu putih, yang cenderung memiliki karakter yang lembut & tenang, senang berkumpul dan berdekatan dengan domba-domba lain, berdekatan berbagi kehangatan, dan terlebih yang selalu mendengar dan menurut arahan gembalanya.

Beberapa orang melihat bahwa ada hal-hal yg terlihat sebagai kebodohan dimata manusia. Seperti: bagaimana kita dapat mengasihi orang yang menyakiti kita? Bagaimana kita bisa mengampuni mereka yang men-jahati kita?
Namun itulah yg dinamakan kasih sejati yang bisa dibentuk dalam kedalaman rohani.

Dari apa & mengapa kita mampu melakukannya? Yaitu, karna kita punya ingatan akan kasih & pengorbanan Yesus, maka kita tulus mengampuni seperti Yesus mengampuni mereka yang menyakitiNya, bahkan mendoakan mereka. Dan selanjutnya, rela berbagi dengan sesama, tulus memberikan diri untk sesama.

Smua ini jg karna ingatan kita akan kemenangan yg Yesus dapatkan setelah karya salibNya. Maka kitapun akan beroleh kemenangan atas kasih.

Ingatan ini menjadi dasar yang penting dalam hidup kita. Ingatan yg memaknai iman kita dan meneguhkan cara & tujuan hidup kita skarang.

Beberapa hal yg menjadi penghambat 'ingatan' kita:

1. Ingatan yg tersumbat.

Hal ini karna kita tidak memberi phatian kpd Yesus yang mengasihi kita maka ingatan kita tersumbat & tidak akn bertumbuh.

Dalam banyaknya waktu yg ada, kita slalu memikirkan diri sendiri, sibuk dg perkara duniawi, slalu berfokus pd kehendak sendiri; sehingga tidak ada waktu untk mengingat Allah, membaca pesan2 dalam injilNya, apalagi melakukan kehendakNya. Fikiran kita tersumbat oleh keduniawian.

2. Sikap acuh dan tinggi hati.

Yaitu sikap yang tidak mau mendengar & menghargai orang lain yg mengingatkan pesan kasih Yesus kepada orang tersebut.

Juga sikap yg tidak mau membuka hati untk mendengar ajakan Roh Kudus untuk melakukan kehendak Allah; kesemua ini menjadikan kita tidak terbuka dengan petunjuk, arahan, rahmat & berkat Allah. Hidup rohani kitapun tersumbat karnanya. Dan hidup kitapun tersesat.

Sesungguhnya, Allah tiada ada kekurangan dalam menyatakan & mengingatkan manusia akan pesan kasihNya. Dan Yesuspun tiada pernah berhenti mencurahkan penyertaan dan seruanNya akan warta keselamatan. Kasih setiaNya terbukti nyata dan selalu ada, sejak dulu, kini, bahkan sampai nanti.

Namun hasil akhirnya adalah dari bagaimana sikap kita menanggapi seruan kasih dan keselamatan tersebut. Apakah keduniawian, kedagingan, sikap acuh kita yang membuat kita tidak mau menanggapiNya, sehingga kita seperti domba yang ‘nakal’ yang tidak mau menurut pada seruan Sang Gembala, sehingga tersesat dan tak menentu arah tujuan, dan bahkan akhirnya banyak yang terjatuh ke dalam jurang.

Dalam penggembalaan, hanya domba2 yg mendengar dan mengingat panggilan dan pesan gembalanya, adl domba yang aman dalam perjalanannya sampai ke tujuan.

Biarlah ingatan akan Yesus, menjadikanmu domba manis yang slalu mau mendengar panggilanNya, menuruti arahanNya, agar jalanmu tak tersesat sampai ke tujuan.

Salam damai,

*A*

A 'Bread' for our Soul: Kekuatan dan keberhasilan didalam Allah.




Kekuatan dan keberhasilan didalam Allah.

"Dalam kesusahanku, aku berseru pd Tuhan dan Ia mendengar suaraku dan menjawab aku"...dan berfirmalah Tuhan dan ikan tsb memuntahkan Yunus keluar" (Yunus 2: 1-10)   


Kemustahilan, ketidak-bahagiaan, keputus-asaan, kegagalan adalah bukan milik org beriman. Semua itu adalah milik iblis yg merupakan caranya untk menarik manusia pada jeratannya, dengan lenih dulu menanamkan:

1. Sikap ego centris + tinggi hati, yang tidak mau bercermin pada diri sendiri lbh dulu, selalu membenarkan diri, menyalahkan org lain & keadaan. Dalam sgala hal mengutamakan emosi, bukan damai. Sehingga selalu bermasalah dengan orang lain. 

2. Sikap yg selalu mengeluh, bersungut2, tidak tenang, membesar-besarkan masalah, kesal & khawatir terhadap segala sesuatu. Bahkan terhadap hal yang belum terjadi. Sehingga tidak pernah ada damai & sukacita padanya, walau sgala berkat kebaikanNya selalu berlimpah. Tapi tetap ada yang dikeluhkan.

3. Sikap yg sering berfikir negativ (hati + fikiran tdk bersih). Sikap yg tidak memberikan kesempatan untuk melihat kebaikan2 org lain atau kebaikan yang Tuhan berikan. Apalagi menghargainya untuk bisa bersyukur.

4. Sikap pesimis & akar pahit hati, yang focus pada kerumitan masalah & tidak mau berusaha untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik & menempa diri menjadi berkualitas. Sebaliknya terus menuntut orang lain demi egonya.

5. Sikap lemah hati yang tidak mau tegas mengambil sikap untuk berjuang melepas diri dari kesalahan, malah menikmatinya. Terus berputar pada masalah yang sama.

6. Sikap bersandar pada kekuatan sendiri, dan tidak mau berserah pada Tuhan, pemilikNya.

Semua sikap2 ini adalah jerat iblis yang membawa manusia pada kemustahilan, ketidak-bahagiaan, keputus-asaan & kegagalan. "Smua yg kau fikirkan & ikat dlm sikap2mu, itu yang akan terjadi padamu".

Jika ingin terlepas dari jerat2 tersebut dan membawamu pada damai & berkat2Nya, mulailah:

1. Bersihkan hati & fikiran = Berhenti mengeluh, bersungut2, egois, menyalahkan keadaan atau orang lain. (Bahan intropeksi: Apakah kita sudah begitu sempurna & benar sehingga berhak bersikap seperti itu terus menerus? Tidak lelahkah kamu mengeluh? Tidak lelahkan sekitarmu mendengar keluhanmu terus menerus?). Segeralah merendah hati, akui kelemahan, kesalahan, dosamu, kekuranganmu. Dan mohon pengampunan Tuhan. Dan isilah jiwamu dengan positiv mind & damai, terhadap dirimu, sesama dan Tuhanmu.

3. Maknai bahwa hidupmu adalah kebaikanNya = Dalam keadaan apapun, suka & duka, temukan alasan2 yg membuat kita bisa bsyukur kpd Tuhan. Hargailah Tuhan, hargailah  org2 yg mengasihimu dg tulus. Shg iman kita akn hidup. Karna hanya dalam iman yg hidup, berkat2Nya dapat kita terima dan mujizatNya terjadi.

4. Jangan batasi kuasaNya, karna kuasa Allah tak terbatas. Fikirkan perkara2 baik yg Allah kerjakan dalam hidup kita dalam rancangan kebaikan kita, yang tak terselami, namun rancangan yang hebat, yang membawa kita pada masa depan yang penuh harapan. Karna sgala hal mungkin bagiNya.

» Doa dlm kemustahilan. (Doa Yunus, saat dia di dalam perut ikan hiu slm 3 hari). 

"Dalam kesusahanku, aku berseru pada Tuhan dan Ia mendengar suaraku dan menjawab aku"...dan berfirmalah Tuhan dan ikan tersebut memuntahkan Yunus keluar" (Yunus 2: 1-10) 

Belajarlah dari Yunus, saat dia dalam kesukaran, dia tetap memuji dan bersyukur kepada Tuhan, dengan tenang dan rendah hati mengakui kesalahannya (bukan menyalahkan org lain atau keadaan) dan dalam iman percaya pdNya, meminta pengampunan + pertolonganNya.

Hal inilah yg membuat Tuhan berkenan akan doa kita dan mengabulkannya. Bahkan menyatakan mujizatNya atas suatu ketidakmustahilan yang kita lihat.

Sukar bukan berarti mustahil. Kemustahilan yg kita bawa dalam doa, akan membawa pada kemenangan asal kita mau membersihkan hati, rendah hati, bersyukur dan mengandalkan Tuhan. Jika kita mhadapi yang mustahil, ingat bhw kita masih punya Tuhan. Tuhan yg lebih besar dari sgala perkara dan lebih dasyat untuk menyelesaikannya untkmu.

Yunus brada dalam situasi yang sangat rumit, sudah melihat kemustahilan untk bisa tetap hidup, tidak ada jalan keluar, tidak ada bantuan, sudah sesak dan hampir mati, namun Yunus menggunakan sisa kekuatannya untk berdoa dg rendah hati. Dan Tuhan menilik hatinya dan mengabulkannya.

Amin

Salam damai,

*A*