15 Penyiksaan Rahasia Terhadap Yesus, Anak Allah, Penebus Manusia
Rahasia
ini diungkapkan kepada orang suci, kekasih Allah, St. Maria Magdalena,
Claris Fransiska yang hidup, meninggal dan digelar suci di Roma.
YESUS
memenuhi keinginan suster ini, yang berharap sungguh supaya memahami
sesuatu mengenai PENYIKSAAN RAHASIA yang dialami YESUS, pada malam
menjelang YESUS diadili dan dihukum mati, Yesus ditangkap setelah berdoa
di taman Getsemani dengan ber-air mata darah dan ber-keringat darah.
Pada malam itulah, Yesus harus menanggung ke 15 siksa dibawah ini:
1. Mereka membelenggu kakiKu dan menyeretKu diatas batu-batu anak
tangga, turun menuju kesebuah ruangan kotor dan menjijikan dibawah
tanah.
2. Mereka menanggalkan pakaianKu, lalu mencambuki badanKu dengan cambuk yang bersimpul-simpul besi.
3. Mereka melilitkan tali pada badanKu, lalu menarikKu sepanjang lapangan, dari ujung ke ujung.
4. Mereka menggantungkanKu pada sekeping kayu dengan simpul hidup dan
mudah terbuka, sehingga AKU jatuh. Dengan siksa yang sedemikian ini, AKU
menangis dengan air mata darah.
5. Mereka mengikatKu pada sebuah tonggak, lalu menusukKu dengan kayu yang bercabang.
6. Mereka memukulKu dengan batu, dan memanggangKu dengan bara api dan obor.
7. Mereka menusukKu denagn jarum besar, ujung yang menyerupai tombak
runcing merobek kulitKu, daging dan urat-uratKu mencuat keluar dari
badanKU
8. Mereka mengikatKu pada sebuah tonggak dan menyuruh berdiri tanpa alas kaki, pada sekeping besi yang panas membara.
9. Mereka memahkotaiKu denagn mahkota besi, menutup mukaKu dengan kain yang kotor dekil.
10. Mereka mendudukan AKU pada sebuah kursi yang dipasang paku-paku tajam yang menyebabkan luka-luka yang dalam pada badanKu.
11. Mereka menyirami luka-lukaKu dengan timah hittam dan damar cair,
kemudian mereka menggencetKu pada kursi yang berpaku-paku, sehingga
paku-paku ini menusuk membenam masuk semakin dalam dan lebih dalam lagi
ke badanKU.
12. Supaya
malu dan makin sengsara, mereka menusukkan jarum-jarum dilubang pori
janggutKu yang sudah dicabuti. Lalu lenganKu diikatkan ke punggungKu dan
mereka menggiringKu keluar dari penjara, dibarengi tamparan-tamparan
dan pukulan.
13. Mereka
menghempaskanKu pada sebuah salib dan mengikatKu, sedemikian kencang
sehingga AKU hampir-hampir tidak bisa bernafas sama sekali.
14. Mereka mendorong keras kepalaKu, sehingga AKU jatuh terlentang ke
tanah, lalu mereka menginjakKu yang menyakitkan dadaKu. Kemudian mereka
mencopot duri mahkotaKu dan mencucukkannya ke lidahKu
15. Mereka menuangkan dalam mulutKu kotoran-kotoran yang sangat busuk
dan menjijikan, sebab mereka kehabisan cara-cara penyiksaan yang
sadis-keji kepadaKu
Lalu YESUS bersabda:
AnakKu! AKU menghendaki supaya kamu menyampaikan kepada siapa saja,
KELIMA BELAS PENYIKSAAN RAHASIA INI, supaya masing-masing mereka
dimuliakan. Siapa saja yang setiap hari mempersembahkan kepadaKu, dengan
kasih sayang, salah satu penderitaanKu ini, dan mengucapkan dengan
sungguh-sungguh doa ini, akan dikaruniakan kemuliaan kekal baginya, pada
hari penghakiman.
********************************
"MARILAH BERDOA menghormati Tuhan Yesus yg telah menderita siksa demi menebus dosa dan menyelamatkan seluruh umat manusia"
YA
YESUS ANAK ALLAH YANG MAHA KUASA, kami dengan sungguh-sungguh
memuliakan namaMu, dalam kelima belas penyiksaan rahasia ini, sebab
darahMU yang mahasuci sudah dicurahkan bagi kami.
Kami
memuliakan, mengagungkan dan menyembahMu ya kasih yang abadi, Yesus
Kristus, demi hatiMu yang mahasuci, darahMu yang mahamurni,
pengorbananMu yang mahamulia, bagi kami bangsa manusia; juga kami
memuliakan Sakramen Mahakudus di AltarMu, BUNDA MARIA YANG SUCI MURNI,
Sembilan Paduan Suara mulia para Malaekat dan Darah yang suci para
Kudus.
Sebagaimana banyaknya pasir di
samudera dan gandum diladang; banyaknya rumput dipadang dan buah-buahan
di kebun; banyaknya daun-daun di pohon dan bunga-bunga di taman;
banyaknya bintang di angkasa, para malaikat di surga dan banyaknya
makhluk di muka bumi, kami semua, hamba-hambaMu, memuliakan,
mengagungkan dan menyembahMu; kini dan sepanjang segala masa.
Ya Yesus, Anak Allah yang menderita siksa, kasihanilah dan ampunilah kami yang menyiksaMu karna dosa-dosa kami.
AMIN.
(Devosi disahkan Paus Clement II, 1730-1740)
Sebuah Blog tempat kami berbagi Kasih Tuhan kepada seluruh sahabat. Tempat kami ber-sharing tentang kasih, harapan, kebenaran, apa dan bagaimana meraih kehidupan yang terbaik dan indah, di dalam Tuhan, dan bersama seluruh keluarga dan sahabat.
Novena Kanak-Kanak Yesus
Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat
Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat Mari kita bersama mendoakan Novena Kanak Kanak Yesus dalam menyambut kelahir...
Rabu, 26 Maret 2014
DOA PENGHORMATAN KEPADA DARAH KUDUS YESUS KRISTUS
DOA PENGHORMATAN KEPADA
DARAH KUDUS YESUS KRISTUS
Surat
suci dari Yesus demi menyucikan tetesan darah Yesus yang kudus yang mengucur di
jalan menuju Kalvari.
Santa
Elisabeth, Santa Mathilda & santa Bridget adalah Santa-Santa yang sungguh
ingin mengetahui kisah sengsara Yesus, dimana kemudian Yesus menampakkan diri
kepada mereka dan menyampaikan rahasia penyiksaan dan tetesan darah kudus Yesus
(lengkapnya ada pada: “Doa penghormatan siksa Yesus dan Doa penghormatan
duka/sengsara Yesus”).
Pesan
Yesus kepada ke-3 Santa suci tsb:
Bagi mereka yang percaya yang mau mendaraskan
doa ini setiap hari selama 3 tahun berturut-turut demi kasih tulus terhadap
“Semua Tetesan Darah-Ku yg hilang”, maka Aku akan melimpahkan 5 karunia:
1.
Indulgensi
penuh dan pengampunan atas dosa-dosanya.
2.
Dibebaskan
dari sengsara dan siksa dosa di api pencucian.
3. Bila
mereka meninggal sebelum menyelesaikan doa ini selama tahun ini, maka dianggap
sudah menyelesaikannya.
4. Dengan
begitu, pada kematiannya, sama saja dengan mereka sudah menyerahkan &
memurnikan semua darah mereka, demi iman suci mereka.
5. Aku
akan turun dari surga dan menyongsong jiwa mereka dan sanak saudara mereka,
sampai generasi ke-empat.
*********************
DOA PENGHORMATAN
KEPADA DARAH KUDUS YESUS KRISTUS:
Penyelamat
yang penuh belas kasih, sadar akan kelemahanku & kepapaanku; serta kagum
akan keagunganMu, aku berlari pada Kaki tersalibMu yg kudus & bersyukur
kepadaMu untuk banyak berkat yang telah Engkau berikan kepadaku, mahklukMu yang
lemah dan penuh dengan dosa ini.
Aku
bersyukur kepadaMu khususnya telah membebaskan aku dengan Darah BerhargaMu dari
kehancuran kuasa maut dan iblis. DarahMu memurnikan aku, menebus dosa-dosaku
dan menyelamatkanku agar aku tidak berjalan menuju kebinasaan, namun berjalan
pada kehidupan. Dengan darah kudusMu, Engkau telah menebus seluruh umat manusia
dan dunia ini dari dosa, maut, kematian dan kebinasaan neraka.
Di
hadapan Bunda terkasihku, Bunda Maria, malaikat pelindungku, orang kudus
teladanku, dan seluruh penghuni surga, aku mempersembahkan diriku sendiri
secara sukarela dengan hati yang tulus, o Yesus terkasih, kepada Darah
BerhargaMu. Jadilah Tuhan, Penebus dosaku dan Juru Penyelamatku.
Ya
Yesus, terima kasih atas darah kudusMu yang tercurah demi keselamatanku. tutup bungkus aku, keluargaku dan seluruh dunia dengan darah kudusMu,
bebaskan kami dr sgala kuasa dosa & iblis, murnikan kami dgn darah kudusMu,
demi keselamatan kami di bumi hingga di surga. Amin
(Doakan: Bapa Kami* …
Salam Maria* … Kemuliaan*…(2x))
Masa Pra-Paskah, masa ter-mulia bagi hidup iman Kristiani.
Sahabatku terkasih dalam Yesus Kristus,
Masa PraPaskah adl saat yang tepat untk kembali menarik diri sejenak dari dunia guna menyediakan waktu untk merenungkan karya kasih dan keselamatan Allah Bapa yang telah digenapi oleh Yesus, Tuhan kita.
Yesus yang hadir ke bumi, mengambil rupa sebagai seorang hamba, yang datang untk melayani dan mengasihi dan memulihkan banyak orang. Dia juga yang datang, untk menjalani penderitaan, dengan menanggung siksa pd malam sebelum disalibkan (setelah Ia berdoa kepada BapaNya di taman Getsemani, lalu Ia ditangkap), sejak itulah Yesus harus menanggung siksa, derita, hinaan, yg di sempurnakan dgn perjalanan memanggul salib ke Golgota hingga wafat di kayu salib hina. Hanya demi mengasihi, menebus dosa dan menyelamatkan seluruh umat manusia, dan kita semua.
Betapa mulianya anugrah tsb, terima kasih Tuhan. Namun guna kita bisa menerima anugrah mulia tsb, ingatlah selalu, bhw anugerah itu kita dapatkan melalui penderitaan, sengsara dan wafat Yesus.
Ijinkan saya menyampaikan beberapa doa untk menghormati setiap tetesan darah, siksa pd malam sbelum Yesus disalibkan dan penghormatan thd sengsara salib Yesus hingga Ia wafat. (terlampir setelah posting ini).
Doa tsb adalah:
1. Doa penghormatan kepada tetesan darah Yesus.
2. Doa penghormatan kepada siksa Yesus pada malam sbelum disalibkan.
3. Doa penghormatan kepada perjalanan sengsara Yesus menuju Golgota.
4. Doa penghormatan kepada 7 duka Bunda Maria, Bunda Yesus, Tuhan kita.
Dengan menyediakan sedikit waktu kita untuk merenungkan dan berdoa demi menghormati karya kasih dan keselamatan Allah, maka kita dilayakkan menikmati anugrah mulia di bumi hingga disurga.
Berdoalah untuk menghormati Tuhan Yesus yang telah memberikan diriNya dan nyawaNya melalui penderitaanNya demi kita, agar kuasa darah kudus yg tertumpah dalam siksa2Nya dan bilur2Nya akan: memulihkanmu, menyembuhkanmu, memurnikanmu, memberkatimu, dan menyelamatkanmu, di bumi hingg di surga. Amin
Salam damai.
Senin, 20 Januari 2014
A 'Bread' for our Soul: Hanya domba-domba-Ku yang mendengarkan Aku.
Hanya
domba-domba-Ku yang mendengarkan Aku.
Sabda Yesus: "Aku telah
mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang
Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,
tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka
mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka
pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut
mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar
dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
Aku dan Bapa adalah satu." (Yohanes 10: 26-30)
Yesus mengatakan bahwa hanya domba-dombaNya
yang bisa mengenali & mendengar suara dan panggilanNya, dan yang akan
datang menghampiri Gembalanya jika mendengar suaraNya. Dan domba-domba itu akan
selalu ingat pada Gembalanya dan seruanNya.
Kita adalah domba-domba, dan Yesus adalah Sang
Gembala kita yang mulia. Kita bisa mendengar dan menghampiri Dia, hanya melalui
terang iman. Tentunya dalam iman yang hidup.
Iman melibatkan ingatan. Karna mengingat
adalah berusaha terus membangun relasi baik dengan yang diingat.
Demikian juga iman, iman-lah yang mengingatkan
kita kepada sgala pemahaman rohani, yaitu: kebenaran, kemurahan hati, pengampunan,
pengorbankan diri untuk orang lain, mengasihi orang lain bahkan mengasihi mereka
yang sudah menyakiti kita; dan terutama iman mengingatkan kita untuk slalu kembali,
mengasihi & melekat pada Allah dalam segala hal.
Semua ingatan iman tersebut adalah ingatan
kita akan Yesus, Putra Allah, Sang Kasih dan Juru Selamat, yang mengasihi kita,
Yesus-lah Gembala kita. Dan kita sebagai domba-dombaNya, selalu dalam pemeliharaan
dan penyertaannNya.
Seperti Mazmur Daud yang indah untuk Tuhan:
|
“
TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
|
|
|
Ia
membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang
tenang;
|
|
|
Sekalipun
aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau
besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
|
|
|
Engkau
menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku
dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
|
|
|
Kebajikan
dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam
dalam rumah TUHAN sepanjang masa.” (Mazmur 23: 1-6)
|
Seperti Daud, hendaknya kita juga mau
berserah sepenuhnya kepada Yesus, Sang Gembala sejati, yang dalam segala hal
Dia-lah yang memelihara kita dengan kasih karunia dan berkat yang berlimpah.
Bagaimana cara kita menanggapi Sang
Gembala yang setia menyertai dan memelihara kita, agar kita menerima limpahan
kasih karunia dan penyertaanNya? Yaitu dengan menjadi ‘domba’ yang selalu setia
mendengar dan menuruti pada perkataanNya, juga dengan selalu melekat padaNya.
Domba adalah hewan yang berbulu putih,
yang cenderung memiliki karakter yang lembut & tenang, senang berkumpul dan
berdekatan dengan domba-domba lain, berdekatan berbagi kehangatan, dan terlebih
yang selalu mendengar dan menurut arahan gembalanya.
Beberapa orang melihat bahwa ada hal-hal
yg terlihat sebagai kebodohan dimata manusia. Seperti: bagaimana kita dapat
mengasihi orang yang menyakiti kita? Bagaimana kita bisa mengampuni mereka yang
men-jahati kita?
Namun itulah yg dinamakan kasih sejati yang
bisa dibentuk dalam kedalaman rohani.
Dari apa & mengapa kita mampu
melakukannya? Yaitu, karna kita punya ingatan akan kasih & pengorbanan
Yesus, maka kita tulus mengampuni seperti Yesus mengampuni mereka yang menyakitiNya,
bahkan mendoakan mereka. Dan selanjutnya, rela berbagi dengan sesama, tulus
memberikan diri untk sesama.
Smua ini jg karna ingatan kita akan
kemenangan yg Yesus dapatkan setelah karya salibNya. Maka kitapun akan beroleh
kemenangan atas kasih.
Ingatan ini menjadi dasar yang penting
dalam hidup kita. Ingatan yg memaknai iman kita dan meneguhkan cara &
tujuan hidup kita skarang.
Beberapa hal yg menjadi penghambat 'ingatan' kita:
1. Ingatan yg tersumbat.
Hal ini karna kita tidak memberi phatian
kpd Yesus yang mengasihi kita maka ingatan kita tersumbat & tidak akn
bertumbuh.
Dalam banyaknya waktu yg ada, kita slalu
memikirkan diri sendiri, sibuk dg perkara duniawi, slalu berfokus pd kehendak
sendiri; sehingga tidak ada waktu untk mengingat Allah, membaca pesan2 dalam
injilNya, apalagi melakukan kehendakNya. Fikiran kita tersumbat oleh
keduniawian.
2. Sikap acuh dan tinggi hati.
Yaitu sikap yang tidak mau mendengar &
menghargai orang lain yg mengingatkan pesan kasih Yesus kepada orang tersebut.
Juga sikap yg tidak mau membuka hati untk
mendengar ajakan Roh Kudus untuk melakukan kehendak Allah; kesemua ini
menjadikan kita tidak terbuka dengan petunjuk, arahan, rahmat & berkat
Allah. Hidup rohani kitapun tersumbat karnanya. Dan hidup kitapun tersesat.
Sesungguhnya, Allah tiada ada kekurangan
dalam menyatakan & mengingatkan manusia akan pesan kasihNya. Dan Yesuspun
tiada pernah berhenti mencurahkan penyertaan dan seruanNya akan warta
keselamatan. Kasih setiaNya terbukti nyata dan selalu ada, sejak dulu, kini,
bahkan sampai nanti.
Namun hasil akhirnya adalah dari bagaimana
sikap kita menanggapi seruan kasih dan keselamatan tersebut. Apakah
keduniawian, kedagingan, sikap acuh kita yang membuat kita tidak mau menanggapiNya,
sehingga kita seperti domba yang ‘nakal’ yang tidak mau menurut pada seruan
Sang Gembala, sehingga tersesat dan tak menentu arah tujuan, dan bahkan
akhirnya banyak yang terjatuh ke dalam jurang.
Dalam penggembalaan, hanya domba2 yg
mendengar dan mengingat panggilan dan pesan gembalanya, adl domba yang aman
dalam perjalanannya sampai ke tujuan.
Biarlah ingatan akan Yesus, menjadikanmu
domba manis yang slalu mau mendengar panggilanNya, menuruti arahanNya, agar
jalanmu tak tersesat sampai ke tujuan.
Salam damai,
*A*
A 'Bread' for our Soul: Kekuatan dan keberhasilan didalam Allah.
Kekuatan dan keberhasilan didalam Allah.
Kemustahilan, ketidak-bahagiaan,
keputus-asaan, kegagalan adalah bukan milik org beriman. Semua itu adalah milik
iblis yg merupakan caranya untk menarik manusia pada jeratannya, dengan lenih
dulu menanamkan:
1. Sikap ego centris + tinggi hati, yang
tidak mau bercermin pada diri sendiri lbh dulu, selalu membenarkan diri, menyalahkan
org lain & keadaan. Dalam sgala hal mengutamakan emosi, bukan damai. Sehingga
selalu bermasalah dengan orang lain.
2. Sikap yg selalu mengeluh, bersungut2, tidak
tenang, membesar-besarkan masalah, kesal & khawatir terhadap segala
sesuatu. Bahkan terhadap hal yang belum terjadi. Sehingga tidak pernah ada
damai & sukacita padanya, walau sgala berkat kebaikanNya selalu berlimpah.
Tapi tetap ada yang dikeluhkan.
3. Sikap yg sering berfikir negativ (hati
+ fikiran tdk bersih). Sikap yg tidak memberikan kesempatan untuk melihat
kebaikan2 org lain atau kebaikan yang Tuhan berikan. Apalagi menghargainya untuk
bisa bersyukur.
4. Sikap pesimis & akar pahit hati, yang
focus pada kerumitan masalah & tidak mau berusaha untuk mengubah keadaan
menjadi lebih baik & menempa diri menjadi berkualitas. Sebaliknya terus
menuntut orang lain demi egonya.
5. Sikap lemah hati yang tidak mau tegas
mengambil sikap untuk berjuang melepas diri dari kesalahan, malah menikmatinya.
Terus berputar pada masalah yang sama.
6. Sikap bersandar pada kekuatan sendiri,
dan tidak mau berserah pada Tuhan, pemilikNya.
Semua sikap2 ini adalah jerat iblis yang
membawa manusia pada kemustahilan, ketidak-bahagiaan, keputus-asaan &
kegagalan. "Smua yg kau fikirkan & ikat dlm sikap2mu, itu yang akan terjadi
padamu".
Jika ingin terlepas dari jerat2 tersebut
dan membawamu pada damai & berkat2Nya, mulailah:
1. Bersihkan hati & fikiran = Berhenti
mengeluh, bersungut2, egois, menyalahkan keadaan atau orang lain. (Bahan
intropeksi: Apakah kita sudah begitu sempurna & benar sehingga berhak bersikap
seperti itu terus menerus? Tidak lelahkah kamu mengeluh? Tidak lelahkan
sekitarmu mendengar keluhanmu terus menerus?). Segeralah merendah hati, akui
kelemahan, kesalahan, dosamu, kekuranganmu. Dan mohon pengampunan Tuhan. Dan
isilah jiwamu dengan positiv mind & damai, terhadap dirimu, sesama dan
Tuhanmu.
3. Maknai bahwa hidupmu adalah kebaikanNya
= Dalam keadaan apapun, suka & duka, temukan alasan2 yg membuat kita bisa
bsyukur kpd Tuhan. Hargailah Tuhan, hargailah
org2 yg mengasihimu dg tulus. Shg iman kita akn hidup. Karna hanya dalam
iman yg hidup, berkat2Nya dapat kita terima dan mujizatNya terjadi.
4. Jangan batasi kuasaNya, karna kuasa
Allah tak terbatas. Fikirkan perkara2 baik yg Allah kerjakan dalam hidup kita
dalam rancangan kebaikan kita, yang tak terselami, namun rancangan yang hebat,
yang membawa kita pada masa depan yang penuh harapan. Karna sgala hal mungkin
bagiNya.
» Doa dlm kemustahilan. (Doa Yunus, saat
dia di dalam perut ikan hiu slm 3 hari).
"Dalam kesusahanku, aku berseru pada
Tuhan dan Ia mendengar suaraku dan menjawab aku"...dan berfirmalah Tuhan
dan ikan tersebut memuntahkan Yunus keluar" (Yunus 2: 1-10)
Belajarlah dari Yunus, saat dia dalam
kesukaran, dia tetap memuji dan bersyukur kepada Tuhan, dengan tenang dan
rendah hati mengakui kesalahannya (bukan menyalahkan org lain atau keadaan) dan
dalam iman percaya pdNya, meminta pengampunan + pertolonganNya.
Hal inilah yg membuat Tuhan berkenan akan
doa kita dan mengabulkannya. Bahkan menyatakan mujizatNya atas suatu
ketidakmustahilan yang kita lihat.
Sukar bukan berarti mustahil. Kemustahilan
yg kita bawa dalam doa, akan membawa pada kemenangan asal kita mau membersihkan
hati, rendah hati, bersyukur dan mengandalkan Tuhan. Jika kita mhadapi yang
mustahil, ingat bhw kita masih punya Tuhan. Tuhan yg lebih besar dari sgala
perkara dan lebih dasyat untuk menyelesaikannya untkmu.
Yunus
brada dalam situasi yang sangat rumit, sudah melihat kemustahilan untk bisa
tetap hidup, tidak ada jalan keluar, tidak ada bantuan, sudah sesak dan hampir
mati, namun Yunus menggunakan sisa kekuatannya untk berdoa dg rendah hati. Dan Tuhan
menilik hatinya dan mengabulkannya.
Amin
Salam damai,
*A*
Langganan:
Postingan (Atom)