Novena Kanak-Kanak Yesus

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat Mari kita bersama mendoakan Novena Kanak Kanak Yesus dalam menyambut kelahir...

Jumat, 11 September 2015

Hiasilah Hidupmu dengan Sikap, Perkataan, dan Perbuatan yang Indah - A "Bread" For Our Soul

KELUARKANLAH DAHULU BALOK DARI MATAMU

"Keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu" (Luk 6:42)

------------------------
Budi adalah anak ke 2 dari 3 bersaudara.

Kakak tertua bernama Toni adalah seorang pekerja keras, sukses dan tegas.

Anak bungsu yang bernama Sandi juga memiliki sifat yang sama, sehingga mereka berdua kerap berselisih paham dan ribut walaupun hanya membahas hal yang kecil dan sering menyerang masing-masing pribadi.


Budi selalu berkata kepada kakak dan adiknya itu :

"Mari kita bercermin pada diri masing-masing dahulu, kalau benar sudah bersih, baru boleh mengkritik saudaranya."

Ternyata setelah beberapa bulan, Toni mulai melunak dan mengurangi keluhan terhadap adik bungsunya itu. Hal ini membuat Budi senang. Pada perayaan ulang tahun ayahnya, Simon, sang ayah berkata:

"Saya mau membagi berkat kepada sesama yang membutuhkan!"

Sandi langsung berkata:

"Toni, kamu kan selama ini pelit! Kamu harus ikutin kata-kata Papa!"
Toni tidak menjawab.


Lalu Sandi melanjutkan:
"Tuh kan dia sudah merasa berdosa selama ini, Makanya ia diam!"

Mendengar itu, Budi segera berkata:

"Sandi..tidak melihatkah kamu, bahwa kakakmu sudah berubah?

Tetapi penyakitmu semakin parah. Berhentilah mengkritik kakakmu! Stop perkataanmu yang selalu menyakitkan dan tidak membangun. Hentikan kesombonganmu yang sia-sia. Kecuali kalau hidupmu sudah benar dan suci!"

Mendengar itu, Sandi pun terdiam dan menunduk malu.

Yesus berkata :

"Keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

Langkah pertama untuk menjadi pengikut Kristus adalah memperbaiki diri sendiri dan mengikuti teladan Kristus.


Sebelum bersikap atau berkata, fikirkanlah dahulu.

Bercerminlah dulu apakah sudah cukup pantas kita untuk menyatakan sebuah sikap atau perkataan terhadap orang lain?

Teliti dulu sikap dan perkataan kita: Apakah akan memberikan kebaikan, hal positif, mendukung dan membangun diri sendiri dan orang lain??

Jika tidak, STOP bicara dan rubahlah dulu fikiran itu menjadi yang baik, barulah bicara dan bersikap.

Karna sejatinya, sikap dan perkataan kita, adalah tanda kualitas diri kita, hati kita dan hidup kita. Dan itulah yang akan menjadi cerminan siapa kita sebenarnya, yang akan dikenal dan dikenang orang.

Jadikan sikap & perkataanmu sebagai hiasan yang indah, yang mampu dilihat dan dirasakan keindahannya bagi setiap orang yang mendengar, sehingga hidup orang lainpun akan kau indahkan melalui sikap dan perkataanmu.

Segala yang baik, yang indah, yang benar, yang berbalut kasih, biarlah itu yang tercermin dalam sikap, perkataan dan perbuatanmu.

Ingatlah selalu, apa yang kita berikan melalui perkataan, sikap dan perbuatan kita, adalah apa yang kita taburkan dan kita tuai di kemudian hari.
Maka, menaburklah yang indah dan baik, agar layak menuai yang indah dan baik juga bagi hidup kita.

Oratio:
Yesus Engkaulah andalanku. Amin

Missio:
Marilah kita mengoyakkan "pakaian kita" dan mengikuti Yesus dan teladanNya yang indah.

Have a Blessed Friday.

KEMBALILAH PADA KASIH MULA-MULA - "Bread" For Soul

KEMBALILAH PADA KASIH MULA-MULA, KASIHMU DARI ALLAH DAN UNTUK ALLAH, JUGA KASIH YANG KAU PEROLEH DARI KELUARGA/PASANGAN/ORANGTUA/ANAK - YANG ALLAH TELAH PILIH DAN TETAPKAN BAGIMU:

KOLOSE 3: 12-25 =

Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.

Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.

Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.

Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan.

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.

Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.

-----------------------------------------

Kisah sejati seorang sahabat:

Suamiku berprofesi sebagai insinyur mesin, Aku mencintainya krn sifatnya yg tegar, dan perasaan hangat dan nyaman saat Aku bersandar di bahunya yg bidang.

Tiga tahun berhubungan, dan sekarang sudah dua tahun kami menikah, aku harus mengakui, aku mulai lelah dgn semua ini. Alasan-alasanku mencintainya, sekarang telah berubah menjadi penyebab kelelahanku.

Aku perempuan yg sangat sentimental, dan sangat, sangat sensitif tentang hubungan cinta dan perasaanku, aku sangat mendambakan momen² romantis dlm hidupku. Suamiku, adalah org yg sangat berlawanan sifatnya dgnku, dan ketidak mampuannya membuat momen romantis dlm pernikahan kami telah menghancurkan perasaan cintaku kepadanya.

Suatu hari, akhirnya aku memutuskan utk menyatakan keputusanku kepadanya. Aku ingin bercerai.

“Kenapa?” tanyanya, kaget.

“Aku lelah. Gak semua hal di dunia ini harus ada alasannya kan?!” Jawabku.

Suamiku hanya diam semalaman, sepertinya ia tenggelam dlm pikirannya, dan merokok sepanjang malam. Perasaan kecewaku hanya bertambah besar melihatnya seperti itu. Disana terlihat laki² yg bahkan tdk dpt mengekspresikan kekecewaannya, apa lagi yg aku harapkan dari dia? Akhirnya suamiku bertanya kepadaku.

“Apa yg bisa Aku lakukan utk mengubah pikiranmu?”

Sepertinya yg org² bilang itu benar, susah utk mengubah kepribadian seseorang, dan kurasa, aku telah kehilangan kepercayaan dan cintaku kepadanya.
Aku melihat dlm ke matanya, dan perlahan ku jawab: “Aku punya pertanyaan, kalau Kamu bisa menjawabnya, dan meyakinkanku, Aku mungkin mengubah pikiranku. Seandainya ada bunga yg terletak di tepi jurang, dan mengambilnya bisa membahayakan nyawamu, maukah Kamu mengambilnya untukku?”

“Akan Aku jawab besok” Jawabnya, singkat.

Harapanku hancur mendengar jawabannya.

Keesokan harinya aku terbangun, dan dia sudah tdk ada. Kutemukan sepucuk surat dgn tulisan tangannya yg jelek, di bawah segelas susu di meja makan dekat pintu depan. Aku baca perlahan kata-katanya.

“Sayangku, Aku tdk akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi biarkan Aku menjelaskan alasanku..”

Baru kalimat pertama, tapi kekecewaanku semakin bertambah padanya. Kulanjutkan membaca.

“... Ketika kamu menggunakan komputer, kamu selalu bermasalah dgn program-programnya, kemudian Kamu menangis di depan monitor. Aku harus menjaga jariku, jadi aku bisa tetap membantumu memperbaiki programnya. Kamu selalu lupa membawa kunci pintu kalau keluar rumah, jadi Aku harus menjaga kakiku utk berlari pulang agar Kamu bisa segera masuk ke dalam rumah. Kamu suka jalan², tapi Kamu selalu tersasar di tempat yg baru, jadi Aku harus menjaga mataku agar bisa memberitahu jalan yg benar. Kamu selalu keram setiap bulan saat “teman baikmu” datang, jadi Aku harus menjaga tanganku utk mengelus perutmu dan meredakan rasa keram itu...”

“. Kamu selalu suka utk tetap di rumah, dan Aku khawatir Kamu tdk memiliki teman. Jadi Aku harus menjaga mulutku, agar bisa terus menceritakan cerita² lucu utk menghilangkan kebosananmu. Kau selalu suka menatap komputer, dan itu buruk utk matamu. Jadi Aku harus smenjaga mataku, agar kalau kita tua nanti, aku bisa membantu memotong kukumu, dan membantumu menyibak ubanmu yg mengganggu, jadi Aku bisa memegang tanganmu, sambil memandang pantai berdua. Jadi kamu bisa menikmati sinar matahari, dan pasir yg indah... Jadi Aku bisa menceritakan kepadamu warna dari bunga², seperti rona wajahmu saat Kamu masih muda... Jadi, Sayangku, kecuali aku yakin ada orang lain yg mencintaimu lebih dari Aku... Aku tdk bisa memetik bunga itu, dan mati...”

Air mataku mengalir membasahi suratnya, dan merusak tinta di tulisannya sepanjang aku membaca...

“... Sekarang Kamu sudah selesai membaca jawabanku. Kalau kamu puas dgn jawabanku, tolong buka pintu depan, krn aku sedang berdiri menunggumu sambil membawa roti dan susu segar kesukaanmu...”

Aku bergegas menarik pintu, dan melihat wajahnya yg penasaran, memeluk erat botol susu dan roti dgn tangannya.

Sekarang aku sangat yakin, tidak ada org yg bisa mencintaiku sebesar cintanya kepadaku, dan aku memilih utk tetap bersamanya, meninggalkan bunga² yg aku inginkan di belakang...

Begitulah hidup. Ketika seseorang dikelilingi oleh cinta, lama² perasaan bahagia itu pudar, dan dia tdk merasakan cinta sesungguhnya krn tertutup oleh kebosanan.

Cinta hadir dlm berbagai bentuk, bahkan dlm bentuk yg sangat kecil dan tdk terasa. Bisa jadi, cinta hadir dlm bentuk yg sangat membosankan. Bunga² dan momen romantis hanya hal yg bisa dilihat dari kekuatan cinta. Namun dibalik itu semua, ada cinta yg sebenarnya..

Pandangi wajah pasanganmu jika Kau mulai merasa bosan.

Pikirkan hal² yg membuatmu jatuh cinta kepadanya dulu.

Dan bayangkan, apakah ada yang orang yang akan mengasihimu dengan kasih mula-mula yang tulus, nyata dan tidak semu, tidak berubah, memberi yang terbaik semampunya untukmu, yang mau menerimamu apa adanya, dan mendampingimu dalam segala musim hidupmu, seperti yang diberikannya kepadamu selama ini?

Seseorang yang akan mengasihimu, menemanimu, bahkan sampai saat tua, dan sampai menghantarkanmu kepada hari terakhirmu?

Terlepas dari segala kekurangan dan kelemahannya, dan sepenuh kekurangan dan kelemahan yang ada padamu, tapi adakah yang lain yang mengasihimu sedemikian?

Jesus bless you...

Jumat, 28 Agustus 2015

"Bread" for Soul: Kisah 2 serigala

Kisah 2 serigala

Yeremia 29:11 = Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Galatia 8 :14-15 =
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
-----------------------------------------------------
Ada seorang kakek Indian bercerita kepada cucunya:

Alkisah, ada sebuah pertempuran yg dasyat antara 2 serigala.

Serigala yg pertama adl serigala yang jahat dan pemarah, sehingga wajahnya terlihat jelek dan menyeramkan.

Yg satunya adl serigala yg manis dan baik.

Mereka selalu berbeda dalam segala hal, dan serigala yang jahat selalu berusaha menindas serigala yang baik. Pertempuran kedua serigala itu terus terjadi.

Ketahuilah, hal yg sama, juga terjadi di dalam diri setiap manusia.

Kedua serigala tersebut ada di setiap diri manusia, karna sesungguhnya, selama kita masih menjadi manusia dan tinggal di dunia, maka kita akn mengalami pertempuran antara 2 srigala tsb, krn jika tidak, maka itu adalah malaikat.

Serigala jahat adalah berupa: kemarahan, arogan, sombong/tinggi hati, suka membanggakan diri dan miliknya, egois, rendah diri, kemalasan, kepahitan, rasa dendam, hati yang selalu gelisah, ketakutan, rasa tidak perduli, senang menyakiti orang lain melalui sikap dan perkataannya.

Serigala baik adalah berupa: hati yang penuh dengan kasih kepada Tuhan dan sesama, kebenaran, kegembiraan, sukacita, kehangatan, persahabatan, penghargaan, cinta, empati, kebaikan, kemurahan, kasih sayang, rendah hati, adil, damai, penuh syukur, berbela rasa.

Lalu cucunya bertanya: Kakek, dalam pertempuran itu, yg mana yg akan menang?

Lalu jawab kakek: yang menang adl serigala yg kita beri makan dan pelihara.

Sahabat,

Hidup memang pilihan, karna kesempurnaan Sang Maha Pencipta, Dia memberikan kehendak bebas bagi kita manusia.

Namun, kita diberikan hati & akal budi, serta diperlengkapi dengan kebijaksanaan dan rahmat untk memilih “serigala” mana yg kita pelihara, yang kita beri makan dan yang kita besarkan.

Karna “serigala” yang kita pelihara dan besarkan, adalah yang akan membawa kemana hidup kita berjalan dan menuju.

Memelihara dan membesarkan serigala yang jahat, maka akan membawa kehidupan kita pada sebuah kehidupan yang tandus, gersang, penuh kepahitan dan duka, yang akan berujung pada kehancuran.


Memelihara dan membesarkan serigala yang baik, maka akan membawa kehidupan kita pada sebuah kehidupan yang indah, penuh damai sejahtera, sukacita, kebaikan, kebenaran, yang akan berujung pada kebahagiaan sejati yang kekal. Keindahan hidup ini bukan saja dapat kita nikmati bagi diri kita sendiri, namun juga dapat dinikmati oleh orang-orang di sekitar kita.

Saat manusia terlahir, sejatinya, hanya membawa serigala yang baik, namun di perjalanan sebuah kehidupan, dunia dan lingkungan sekitar mencemarinya dengan serigala yang jahat.

Lalu cucunya bertanya lagi: Kakek, apakah sulit untuk menjaga serigala baik, dan mengalahkan serigala yang jahat itu?

Jawab kakek: Tentu sulit, jika kita melakukannya sendiri dan dengan kekuatan sendiri. Karna sejatinya, manusia adalah jiwa dan raga yang penuh kelemahan dan ketidak-tahuan.

Lalu bagaimana caranya?

“Hiduplah dalam Roh, bukan dalam daging. Lawanlah keinginan daging dengan Roh Allah (Roh Kudus) yang telah dimateraikan bagi setiap anak2Nya. Karena manusia tidak bisa ‘bertempur’ sendiri untk menjadi pemenang.”  

Ingatlah selalu:
Hidup dalam daging = adalah hidup memelihara serigala yang jahat. Hidup bersama diri sendiri, dengan cara & kehendak sendiri. Namun ini adalah hidup yang bertentangan dgn kehendak Allh dan membawa manusia pada kehidupan yang tidak nyaman dan berakhir pada kehancuran.

Hidup dalam Roh = memelihara serigala yang baik, hidup dalam pimpinan Roh Kudus & hidup bersama persekutuan dengan Allah & sesama. Inilah hidup yang dikehendaki Allah.
 -------------------------------------------------------

Mengapa Allah menghendaki kita hidup didalam Allah?

Karena sejak awal dunia diciptakan, saat kita diciptakan, Allah berkehendak untuk memiliki kebersamaan yang indah dengan kita.

Telah nyata bahwa Allah mengasihi manusia dengan sedemikian luar biasa.

Sejenak kita mengingat kembali kebaikan Allah:

-      Allah menciptakan alam semesta, bumi & isinya dengan baik dan lengkap untuk memenuhi kebutuhan manusia
-      Allah menciptakan manusia serupa dengan gambaranNya, yang indah dan penuh kasih
-      Allah mengutus Putra TunggalNya, Yesus Kristus, sebagai penebus dosa dan Juru Selamat seluruh umat manusia
-      Yesus adalah sahabat sejati kita (“Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya”)
-      Allah menjadikan kita anak-anak terkasihNya melalui diri Yesus Kristus
-      Allah meng-karuniakan anugerah iman sebagai sarana persatuan kita dengan Allah
-      Allah mencurahkan Roh Kudus (yang adalah Roh Allah sendiri), sebagai tanda penyertaanNya yang nyata bagi kita
-      Roh Kudus yang dari Allah mencurahkan karunia2Nya, Buah RohNya, bimbinganNya dan terangNya bagi kita
-      Allah mengkaruniakan segala rahmat, berkat, hikmat, segala yang kita butuhkan
-      Allah merangkul kita untuk masuk kedalam rencana Allah dalam hidup kita. Yaitu hidup didalam kerajaan Allah, yg artinya: menjalani hidup dimana Allah meraja/menguasai/memegang segenap aspek kehidupan kita, dan hidup didalam kasih, kekudusan, damai sejahtera, sukacita dan pengharapan. (Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, b  sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa).
-      Semua karna Allah memiliki rencana dan kehendak bagi setiap kita untuk menikmati hidup yang indah bersama Allah, keluarga dan sesama, di bumi hingga di surga.

Firman Tuhan menyatakan, dalam Galatia 5:

5:16
Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
5:17
Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
5:18
Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
5:19
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
5:20
penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
5:21
kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
5:22
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23
kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
5:24
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
5:25
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Galatia 8:

8:1
Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
8:2
Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

8:8
Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
8:9
Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.
8:10
Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.
8:11
Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

8:14
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
8:15
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
8:16
Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
8:17
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
8:18
Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
8:29
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
8:30
Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
8:31
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
8:32
Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

 Salam damai,
*Arini*

"Bread" for our Soul: Saya Fikir Vs Fikiran Tuhan



Dare to ask ourself:

🌺 SAYA PIKIR ... SAYA PIKIR

(apa yang saya fikir selama ini?)

Saya pikir hidup itu harus banyak meminta, ternyata harus banyak memberi.

Saya pikir sayalah orang yang paling hebat, ternyata ada langit di atas langit.

Saya pikir kegagalan itu final, ternyata kegagalan hanyalah sukses yang tertunda.

Saya pikir sukses itu harus kerja keras, ternyata harus kerja cerdas

Saya pikir kunci surga ada di langit, ternyata ada didalam hati.

Saya pikir org yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling pintar atau yang paling kuat, ternyata org yg rendah hati dan penuh kasih.

Saya pikir keberhasilan itu karena turun temurun, ternyata karena ketekunan.

Saya pikir kecantikan luar yang paling menarik, ternyata inner beauty lah yang lebih menawan.

Saya pikir kebahagian itu ketika menengok ke atas, ternyata ketika melihat ke bawah.

Saya pikir usia manusia itu di ukur dari bulan & tahun, ternyata di hitung dari apa yang telah dilakukannya kepada orang lain.

Saya fikir yang bermanfaat yg bisa kita berikan hanya uang, ternyata: kasih, waktu, kebersamaan, ketulusan, pengampunan dan harapan.

Saya fikir yang bisa membuat kita bahagia adalah jika kita sudah mendapatkan apa yang kita nantikan dan harapkan; ternyata kebehagiaan sebenarnya adalah menikmati dengan penuh keiklasan dan rasa syukur atas segala yang ada pada kita dan bersama kita pada saat ini.

Saya fikir, akan bahagia jika saya bisa memiliki harta benda dan uang yang berlimpah, ternyata kebahagian sejati adalah boleh memiliki segala sesuatu yang tak dapat dinilai dengan uang (kesehatan, rasa damai, kasih sayang, perhatian, waktu, keluarga, pekerjaan, persahabatan, nama baik, ketulusan, kebenaran dan Tuhan dengan segala kasih dan berkat2Nya)

Saya fikir berkat Tuhan hanya berupa jawaban doa, rejeki, kesehatan; ternyata berkat sejatiNya adalah: rasa damai sejahtera, sukacita, kasih, kekuatan, kehadiranNya dan penyertaanNya.

Saya pikir yang paling berharga itu uang, emas, permata & kekuasaan, ternyata bukan juga, yang paling penting dan paling mahal itu adalah TUHAN, KESELAMATAN KEKAL, KESEHATAN dan KEHORMATAN (nama baik)

Saya fikir, yang orang lihat adalah wajah, jabatan, ketenaran, kemewahan, gaya hidup, harta benda yang kita punya; ternyata yang orang lihat pada diri kita hanyalah perkataan, sikap, perbuatan yang mencerminkan siapa diri kita & bagaimana kualitas hidup kita sebenarnya.

Saya fikir orang akan mengingat betapa kita terkenal dan terlihat keren, ternyata yang orang ingat adalah saat kita menyediakan waktu saat dibutuhkan, memberi sapaan yang menyejukkan, melempar senyuman tulus, menyampaikan perkataan yang mendukung dan menghibur, memberikan tepukan semangat dan pelukan yang menyatakan betapa dia dikasihi dan berarti.

Saya fikir, ukuran keberhasilan adalah banyak harta benda dan hidup berlimpah2, ternyata keberhasilan diukur dari kebaikan2 apa yang bisa kita lakukan dan berikan melalui apa yang ada pada kita.

Saya fikir apa yang ada pada kita adalah berkat, ternyata yang menjadi berkat adalah saat apa yang ada pada kita bisa kita bagikan/berikan untuk menolong dan membahagiakan orang lain.
Saya fikir, yang indah adalah berbagi rejeki, ternyata yang lebih indah adalah berbagi kasih, waktu, kebersamaan, perhatian, dukungan dan doa

Saya fikir, segala perkataan, sikap & perbuatan kita yang salah atau menyakiti orglain, akan terlupakan begitu saja; ternyata ada konsekwensi dan pertanggung-jawabannya.

Saya fikir sikap sombong, angkuh atau congkak bisa meninggikan derajat kita, teryata semua itu hanyalan merendahkan martabat kita dimata orang lain dan sebagai awal kejatuhan kita.

Saya fikir, saya sudah melakukan dan memberikan segalanya, ternyata saya belum berbuat apa2 bagi kebaikan org lain. 

Saya fikir, Tuhan menghendaki kita untuk berhasil dan sukses, namun ternyata Tuhan lebih menghendaki kita untuk hidup taat dan percaya

Saya fikir, hidup hanya untk sementara saja, ternyata hidup sementara hanya di dunia, selebihnya hidup di keabadian selama-lamanya, tempatnya tergantung kualitas kebaikan hidup kita selagi di dunia.

Saya fikir, segala yang kita hasilkan akan kita bawa, ternyata semuanya akan musnah, yang terbawa sampai pada ke-abadian hanyalah hubungan kasih kita dengan Tuhan dan sesama.

Saya fikir nanti nanti saja menyiapkan diri untuk hidup di kekekalan, ternyata hanya sekaranglah waktunya, saat masih hidup dan bernafas.

Saya fikir, semuanya telah terlambat, ternyata Tuhan selalu memberikan kesempatan untk saya berusaha menjadi pribadi yg indah bagi Tuhan dan sesama, dimana setelahnya, Tuhan berkenan memberikan segala yang menjadi kerinduan hati kita karna wadah hidup dan diri kita telah siap menjadi pengelola yang baik seturut kehendakNya dan untuk kemuliaanNya.

*Medio Agustus 2015*

Rabu, 13 Mei 2015

A "bread" for our Soul: Novena & Rosario Roh Kudus

SEMBARI MENANTIKAN PENCURAHAN ROH KUDUS PADA HARI PANTEKOSTA, MARILAH BERSAMA MENGIRINGI KEDATANGAN ROH KUDUS BAGI KITA DENGAN BERDOA: NOVENA ROH KUDUS & ROSARIO ROH KUDUS (dimulai pada hari 1 setelah Kenaikan Yesus ke surga, yaitu tgl 15 May 2015, selama 9 hari berturut2)

1. HARI PERTAMA (KASIH)

“Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih” (1Yoh 4:8)

Allah pokok keselamatan kami, karena kebangkitan Kristus kami lahir kembali dalam pembabtisan dan menjalani hidup baru. Arahkanlah hati kami kepada Kristus yang kini duduk di sebelah kanan-Mu. Semoga Roh-Mu menjaga kami sampai Penyelamat kami datang dalam kemuliaan, sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin

Ya Roh Kudus, sumber segala kasih, kebaikan, kebenaran dan kesucian. Engkau telah dianugerahkan Bapa dan Putra kepada kami, umatMu. Aku bersyukur atas kehadiranMu dalam diriku. Semoga segala anugerah yang Engkau curahkan dapat kutebarkan, membawa keharuman kasih dalam sikap dan tindakanku.

Semoga juga kehadiranMu berupa Roh Kasih membawa kesegarand alam hidupku. Semoga aku dapat memancarkan kasihMu itu, sehingga orang-orang yang berjumpa denganku mengalami kasihMu yang tanpa syarat.

Ya Allah, Baptislah aku dengan Roh KudusMu. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Bapa yang Maha Kudus, aku bersyukur kepadaMu, karena Novena Roh Kudus ini. Kabulkanlah doa permohonanku dalam Novena ini (...sebutkan permohonan...). Semoga hidupku selalu memancarkan buah-buah Roh KudusMu itu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. Buatlah aku agar semakin beriman dan berbela rasa.

Bantulah aku agar lebih terlibat dalam membangun persaudaraan dan pelayanan kasih yang berkobar-kobar. Semoga Roh persaudaraan makin terwujud dalam persekutuan kasih persaudaraan Gereja, dan kami yang Kau persatukan mejadi saudara/i satu sama lain.

Dan semoga GerejaMu dimampukan untuk menghadirkan datangnya Kerajaan Penyelamatan Ilahi di muka bumi ini serta menumbuhkan Kerajaan Ilahi, Kerajaan Cinta, Kebenaran, Keadilan, dan Damai. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Doa Bapa Kami
Doa Salam Maria (3x)
Kemuliaan
Terpujilah

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus .

2. HARI KEDUA (SUKACITA)

“Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu” (Neh 8:11b)

Allah yang mahabijaksana, Putra-Mu menjanjikan Roh Kudus kepada para rasul dan memenuhi janji itu sesudah Dia naik ke surga. Semoga kami pun Kau anugrahi karunia Roh Kudus. Demi Yesus Kristus, Pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin

Ya Roh Kudus, Engkau telah dicurahkan ke dalam hidup kami, umatMu sebagai pribadi dengan rahmat sukacita. Semoga Engkau senantiasa mendampingi, membimbing dan mengarahkan hidupku, sehingga suasana hatiku penuh kegembiraan, dan segala langkahku dapat berjalan seturut dengan kehendakMu.

Limpahilah aku selalu dengan buah-buah RohMu, sehingga aku dapat membawa dan menularkan sukacita itu bagi orang-orang di sekitarku.

Ya Allah, Baptislah aku dengan Roh KudusMu. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Bapa yang Maha Kudus, aku bersyukur kepadaMu, karena Novena Roh Kudus ini. Kabulkanlah doa permohonanku dalam Novena ini (...sebutkan permohonan...). Semoga hidupku selalu memancarkan buah-buah Roh KudusMu itu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. Buatlah aku agar semakin beriman dan berbela rasa.

Bantulah aku agar lebih terlibat dalam membangun persaudaraan dan pelayanan kasih yang berkobar-kobar. Semoga Roh persaudaraan makin terwujud dalam persekutuan kasih persaudaraan Gereja, dan kami yang Kau persatukan mejadi saudara/i satu sama lain.

Dan semoga GerejaMu dimampukan untuk menghadirkan datangnya Kerajaan Penyelamatan Ilahi di muka bumi ini serta menumbuhkan Kerajaan Ilahi, Kerajaan Cinta, Kebenaran, Keadilan, dan Damai. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Doa Bapa Kami
Doa Salam Maria (3x)
Kemuliaan
Terpujilah

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus ...

3. HARI KETIGA (DAMAI SEJAHTERA)

“Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepadaMu-lah ia percaya” (Yes 26:3)

Allah, Penyelamat kami, kami percaya bahwa Kristus telah bersatu dengan Dikau dalam keagungan. Semoga dalam Roh-Nya, Dia selalu menyertai kami sampai akhir zaman, seperti yang dijanjikan-Nya. Sebab Dialah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

Ya Roh Kudus, Pembawa damai sejahtera, Pemersatu bagi yang tercerai-berai, penuhilah hatiku yang kadang merintih sedih. Pancarkanlah dalam hatiku suatu kebaikan, kegembiraan, sukacita dan damai sejahtera.

Tolonglah aku agar tetap setiamembenamkan diri ke dalam kehangatan kasih setiaMu. Semoga karunia damai sejahteraMu membuat hatiku lebih lembut dan membawa damai bagi sesamaku.

Ya Allah, Baptislah aku dengan Roh KudusMu. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Bapa yang Maha Kudus, aku bersyukur kepadaMu, karena Novena Roh Kudus ini. Kabulkanlah doa permohonanku dalam Novena ini (...sebutkan permohonan...). Semoga hidupku selalu memancarkan buah-buah Roh KudusMu itu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. Buatlah aku agar semakin beriman dan berbela rasa.

Bantulah aku agar lebih terlibat dalam membangun persaudaraan dan pelayanan kasih yang berkobar-kobar. Semoga Roh persaudaraan makin terwujud dalam persekutuan kasih persaudaraan Gereja, dan kami yang Kau persatukan mejadi saudara/i satu sama lain.

Dan semoga GerejaMu dimampukan untuk menghadirkan datangnya Kerajaan Penyelamatan Ilahi di muka bumi ini serta menumbuhkan Kerajaan Ilahi, Kerajaan Cinta, Kebenaran, Keadilan, dan Damai. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Doa Bapa Kami
Doa Salam Maria (3x)
Kemuliaan
Terpujilah

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus

4. HARI KEEMPAT (KESABARAN)

“Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan” (Amsal 14:29)

Allah yang mahakudus, semoga kekuatan Roh-Mu turun atas kami, agar kami mematuhi kehendak-Mu dengan setia dan mengamalkannya dalam cara hidup kami. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

Ya Roh Kudus, jadikanlah aku umatMu yang dimerdekakan daya kuasaMu dan dipenuhi dengan Roh Kesabaran. Kuatkanlah aku dalam kelemahanku, sehingga aku dapat mewartakan kebaikan Allah dengan penuh kasih dan sukacita. Kobarkan nyala api RohMu agar aku tidak terbelengu oleh dosa-dosaku, jauhkan aku dari segala tipu daya roh jahat yang mendatangkan maut.

Semoga kesabaranMu senantiasa menuntun aku untuk dapat menahan diri, selalu sabar, tidak cepat marah dan membawaku bertobat.

Ya Allah, Baptislah aku dengan Roh KudusMu. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Bapa yang Maha Kudus, aku bersyukur kepadaMu, karena Novena Roh Kudus ini. Kabulkanlah doa permohonanku dalam Novena ini (...sebutkan permohonan...). Semoga hidupku selalu memancarkan buah-buah Roh KudusMu itu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. Buatlah aku agar semakin beriman dan berbela rasa.

Bantulah aku agar lebih terlibat dalam membangun persaudaraan dan pelayanan kasih yang berkobar-kobar. Semoga Roh persaudaraan makin terwujud dalam persekutuan kasih persaudaraan Gereja, dan kami yang Kau persatukan mejadi saudara/i satu sama lain.

Dan semoga GerejaMu dimampukan untuk menghadirkan datangnya Kerajaan Penyelamatan Ilahi di muka bumi ini serta menumbuhkan Kerajaan Ilahi, Kerajaan Cinta, Kebenaran, Keadilan, dan Damai. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Doa Bapa Kami
Doa Salam Maria (3x)
Kemuliaan
Terpujilah

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus

5. HARI KELIMA (KEMURAHAN HARI)

“Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri (Amsal 11:17)

Allah yang mahakuasa dan mahakudus, semoga Roh Kudus turun atas kami dan berdiam dalam diri kami, sehingga kami menjadi kenisah kemuliaan-Nya. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

Ya Roh Kudus, Jiwa kehidupan kami dan Roh yang jaya, berilah aku Roh Kemurahan yang berguna bagi hidupku. Dengan rahmat itu jadikanlah aku semakins etia, penuh kasih, tulus, ramah terhadap orang lain dan bertekun dalam membangun pengharapan dan persaudaraan di antara kami seturut kehendakMu.

Rahmatilah aku dengan anugerahMu yang tanpa batas untuk selalu berbelarasa, sehingga hidupku menjadi subur dan menghasilkan buah-buah RohMu.

Ya Allah, Baptislah aku dengan Roh KudusMu. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Bapa yang Maha Kudus, aku bersyukur kepadaMu, karena Novena Roh Kudus ini. Kabulkanlah doa permohonanku dalam Novena ini (...sebutkan permohonan...). Semoga hidupku selalu memancarkan buah-buah Roh KudusMu itu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. Buatlah aku agar semakin beriman dan berbela rasa.

Bantulah aku agar lebih terlibat dalam membangun persaudaraan dan pelayanan kasih yang berkobar-kobar. Semoga Roh persaudaraan makin terwujud dalam persekutuan kasih persaudaraan Gereja, dan kami yang Kau persatukan mejadi saudara/i satu sama lain.

Dan semoga GerejaMu dimampukan untuk menghadirkan datangnya Kerajaan Penyelamatan Ilahi di muka bumi ini serta menumbuhkan Kerajaan Ilahi, Kerajaan Cinta, Kebenaran, Keadilan, dan Damai. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Doa Bapa Kami
Doa Salam Maria (3x)
Kemuliaan
Terpujilah

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus ..

6. HARI KEENAM (KEBAIKAN)

“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang disurga” (Mat 5:16)

Allah yang mahaesa, Engkau telah menghimpun Gereja dalam Roh Kudus. Semoga kami mengabdi kepada-Mu dengan ikhlas dan bersatu padu dalam cinta. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

Ya Roh Kudus, biarkanlah sinar kebenaran, keadilan dan kescian serta kemurnian terus menerus menguatkan hidupku dalam mengadapi saat-saat sulit. Curahkanlah karunia Roh KebaikanMu.
Biarkanlah sumber terang kebenaran, kemurahan, dan kebaikanMu, senantiasa membimbing dan memimpin hidupku, agar hidupku selalu diperbaharui kembali dengan daya Kuasa RohMu untuk selalu melakukan pekerjaan baik dan amal kasih.

Ya Allah, Baptislah aku dengan Roh KudusMu. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Bapa yang Maha Kudus, aku bersyukur kepadaMu, karena Novena Roh Kudus ini. Kabulkanlah doa permohonanku dalam Novena ini (...sebutkan permohonan...). Semoga hidupku selalu memancarkan buah-buah Roh KudusMu itu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. Buatlah aku agar semakin beriman dan berbela rasa.

Bantulah aku agar lebih terlibat dalam membangun persaudaraan dan pelayanan kasih yang berkobar-kobar. Semoga Roh persaudaraan makin terwujud dalam persekutuan kasih persaudaraan Gereja, dan kami yang Kau persatukan mejadi saudara/i satu sama lain.

Dan semoga GerejaMu dimampukan untuk menghadirkan datangnya Kerajaan Penyelamatan Ilahi di muka bumi ini serta menumbuhkan Kerajaan Ilahi, Kerajaan Cinta, Kebenaran, Keadilan, dan Damai. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Doa Bapa Kami
Doa Salam Maria (3x)
Kemuliaan
Terpujilah

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus ...

7. HARI KETUJUH (KESETIAAN)

“Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu” (Matius 25:21)

Allah yang mahakudus, curahkanlah Roh Kudus-Mu ke dalam diri kami, sehingga kami dapat melaksanakan kehendak-Mu dan layak menjadi milik-Mu. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

Ya Roh Kudus, berikanlah kepadaku semangat persaudaraan yang mendalam. Curahkanlah kembali Roh Kesetiaan, ketulusan dan kebijaksanaan sebagai kekuatan utama hidupku. Terimalah penyerahan diriku padaMu.

Penuhilah budiku dengan kasih yang sejati, kemurnian cinta, dan kesetiaan yang tulus, sehingga aku dapat semakin menintaiMu dan sesamaku.

Ya Allah, Baptislah aku dengan Roh KudusMu. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Bapa yang Maha Kudus, aku bersyukur kepadaMu, karena Novena Roh Kudus ini. Kabulkanlah doa permohonanku dalam Novena ini (...sebutkan permohonan...). Semoga hidupku selalu memancarkan buah-buah Roh KudusMu itu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. Buatlah aku agar semakin beriman dan berbela rasa.

Bantulah aku agar lebih terlibat dalam membangun persaudaraan dan pelayanan kasih yang berkobar-kobar. Semoga Roh persaudaraan makin terwujud dalam persekutuan kasih persaudaraan Gereja, dan kami yang Kau persatukan mejadi saudara/i satu sama lain.

Dan semoga GerejaMu dimampukan untuk menghadirkan datangnya Kerajaan Penyelamatan Ilahi di muka bumi ini serta menumbuhkan Kerajaan Ilahi, Kerajaan Cinta, Kebenaran, Keadilan, dan Damai. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Doa Bapa Kami
Doa Salam Maria (3x)
Kemuliaan
Terpujilah

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus ...

8. HARI KEDELAPAN (KELEMAH-LEMBUTAN)

“Berbahagialah orang yanng lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi” (Matius 5:5)

Allah sumber cahaya kekal, Engkau telah membukakan bagi kami jalan menuju hidup kekal dengan memuliakan Putra-Mu dan mengutus Roh Kudus. Semoga cinta bakti dan iman kami selalu bertambah. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

Ya Roh Kudus, perbaharuilah keajaiban-keajaibanMu pada hari ini. Datanglah kembali suatu Pentakosta baru. Buatlah kami para anggota GerejaMu agar selalu bersatu hati, bertekun dalam doa bersama Maria, Bunda Gereja.

Naungilah GerejaMu dalam hidup berbangsa dan bernegara, agar kami anggotanya semakin mampu menjadi warga negara yang berbelarasa, rendah hati, bersahabat, dan bersaudara dengan siapa saja. Curahkanlah Roh kelemah-lembutan dalam diriku, agar aku menjadi semakin ramah dan murah hati pada mereka yang hidup bersamaku.

Ya Allah, Baptislah aku dengan Roh KudusMu. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Bapa yang Maha Kudus, aku bersyukur kepadaMu, karena Novena Roh Kudus ini. Kabulkanlah doa permohonanku dalam Novena ini (...sebutkan permohonan...). Semoga hidupku selalu memancarkan buah-buah Roh KudusMu itu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. Buatlah aku agar semakin beriman dan berbela rasa.

Bantulah aku agar lebih terlibat dalam membangun persaudaraan dan pelayanan kasih yang berkobar-kobar. Semoga Roh persaudaraan makin terwujud dalam persekutuan kasih persaudaraan Gereja, dan kami yang Kau persatukan mejadi saudara/i satu sama lain.

Dan semoga GerejaMu dimampukan untuk menghadirkan datangnya Kerajaan Penyelamatan Ilahi di muka bumi ini serta menumbuhkan Kerajaan Ilahi, Kerajaan Cinta, Kebenaran, Keadilan, dan Damai. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Doa Bapa Kami
Doa Salam Maria (3x)
Kemuliaan
Terpujilah

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus ...

9. HARI KESEMBILAN (PENGUASAAN DIRI)

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup” (Roma 8:13)

Allah yang mahakuasa, kebangkitan Putra-Mu telah menumbuhkan hidup baru dalam diri kami. Semoga karena bantuan Roh-Mu kami mewujudkan rahmat kebangkitan dalam hidup kami sehari-hari. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

Ya Roh Kudus, Engkau yang mengajar kami dan menerangi hati umatMu dengan terang IlahiMu. Berilah aku Roh penguasaan diri dalam segala sesuatu, agar semakin setia mengikuti PutraMu.
Buatlah diriku menjadi orang yang selalu bijaksana, berbelas kasih dan membawa damai, sehingga hidupku semakin menjadi berkat bagi dunia, Gereja dan masyarakat.

Ya Allah, Baptislah aku dengan Roh KudusMu. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Bapa yang Maha Kudus, aku bersyukur kepadaMu, karena Novena Roh Kudus ini. Kabulkanlah doa permohonanku dalam Novena ini (...sebutkan permohonan...). Semoga hidupku selalu memancarkan buah-buah Roh KudusMu itu: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri. Buatlah aku agar semakin beriman dan berbela rasa.

Bantulah aku agar lebih terlibat dalam membangun persaudaraan dan pelayanan kasih yang berkobar-kobar. Semoga Roh persaudaraan makin terwujud dalam persekutuan kasih persaudaraan Gereja, dan kami yang Kau persatukan mejadi saudara/i satu sama lain.

Dan semoga GerejaMu dimampukan untuk menghadirkan datangnya Kerajaan Penyelamatan Ilahi di muka bumi ini serta menumbuhkan Kerajaan Ilahi, Kerajaan Cinta, Kebenaran, Keadilan, dan Damai. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

Doa Bapa Kami , Doa Salam Maria (3x), Kemuliaan, Terpujilah

ROSARIO ROH KUDUS

Rosario Roh Kudus disusun pada tahun 1892 oleh seorang biarawan Fransiskan Kapusin di Inggris sebagai sarana bagi umat beriman untuk menghormati Roh Kudus. Doa ini kemudian memperoleh persetujuan apostolik dari Paus Leo XIII pada tahun 1902. Rosario ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menghormati Roh Kudus, sama seperti Rosario Bunda Maria di maksudkan para rahib Dominikan untuk menghormati Bunda Maria.

Rosario ini terdiri atas 5 kelompok manik-manik. Tiap kelompok terdiri dari 7 manik. Sebelum dan sesudah tiap kelompok terdapat 2 butir manik besar, sehingga seluruhnya ada 35 butir manik kecil dan 12 butir manik besar. Sebagai tambahan, terdapat 3 manik kecil pada bagian permulaan. Pada ketiga manik kecil ini dibuat tanda salib, lalu di daraskan doa tobat dan himne datanglah Roh Pencipta.

Dalam tiap kelompok manik, diucapkan doa kemuliaan pada ketujuh manik kecil, dan 1 doa Bapa Kami serta 1 Salam Maria pada kedua manik besar. Pada 2 manik besar yang tersisa di bagian akhir, diucapkan Sahadat Para Rasul (Aku percaya .....), doa Bapa Kami dan Salam Maria untuk mendoakan Bapa Suci.

Pada doa ini terdapat 5 misteri: masing-masing misteri direnungkan pada setiap kelompok manik-manik. Angka lima merupakan penghormatan atas lima Luka Suci Yesus yang merupakan sumber rahmat yang dibagikan Roh Kudus untuk seluruh umat manusia.

Secara berurutan, Rosario Roh Kudus di daraskan sebagai berikut:

Tanda salib
Doa Tobat
Datanglah Roh Pencipta
Datanglah hai Roh Pencipta
kunjungilah jiwa kami semua
penuhilah dengan rahmat-Mu
hati kami ciptaan-Mu.
Gelar-Mu ialah penghibur
rahmat Allah yang mahaluhur
Sumber Hidup, Api Kasih
dan Pengurapan Ilahi.
Engkaulah sumber sapta karunia
jemari tangan Sang Ilahi.
Engkaulah janji sejati Allah Bapa
yang mempergandakan bahasa.
Terangilah akal budi,
curahkan cinta di setiap hati.
Segala kelemahan kami
semoga Kau lindungi dan Kau kuatkan.
Jauhkanlah semua musuh segera,
anugrahkanlah kedamaian jiwa,
dengan Engkau sebagai penuntun kami
kejahatan tak'kan mempengaruhi.
Perkenalkanlah kami kepada Bapa
ajarilah agar mengakui Putra
serta Engkau, Roh dari Keduanya
yang kami imani dan puji selamanya.
Segala kemuliaan bagi Allah Bapa
dan bagi Sang Putra
yang telah bangkit dari mati
serta bagi-Mu Roh Kudus pula
sepanjang segala abad.
Amin

1. Misteri Pertama:"Dari Roh Kuduslah Yesus dikandung Perawan Maria."
(Renungan Luk1:35 )

Ujud khusus:

Dengan tekun, mintalah bantuan dari Roh Ilahi serta perantaraan Bunda maria untuk mengikuti kebajikan-kebajikan Yesus Kristus, contohlah segala kebajikan-Nya, sehingga kita dapat menjadi serupa dengan citra Putra Allah.

Renungan dan doa pribadi ...

Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)

2. Misteri Kedua:"Roh Allah turun atas Yesus."

(Renungan Mat3:16 )

Ujud khusus:

Peliharalah dengan penuh kesungguhan anugrah yang tak ternilai, rahmat pengudusan yang dicurahkan dan ditanamkan dalam jiwa kita oleh Roh Kudus pada saat pembabtisan. Peganglah dengan teguh janji baptis yang telah kita ucapkan: tingkatkan iman, harapan dan cinta kasih melalui tindakan nyata, serta hiduplah sebagai anak-anak Allah dan anggota Gereja Allah yang sejati agar kelak kita dapat memperoleh warisan surgawi.

Renungan dan doa pribadi ...
Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)

3. Misteri Ketiga:"Oleh Roh Kudus, Yesus dibimbing menuju padang gurun untuk dicobai."
(Renungan Luk4:1-2)

Ujud khusus:

Bersyukurlah selalu atas ketujuh karunia Roh Kudus yang dicurahkan pada kita saat menerima Sakramen Penguatan: Roh kebijaksanaan, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan akan Allah, kesalehan, dan rasa takut akan Allah. Serahkan diri kita dengan setia kepada bimbingan Ilahi-Nya, sehingga di atas segala godaan dan pencobaan hidup kita berlaku secara perkasa sebagai seorang Kristen sejati dan prajurit Kristus yang berani.

Renungan dan doa pribadi ...

Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)

4. Misteri Keempat:"Peranan Roh Kudus dalam Gereja."
(Renungan Kis2:2 Kis2:4 Kis2:11 )

Ujud khusus:

Bersyukurlah kepada Tuhan karena Ia menjadikan kita sebagai anggota Gereja-Nya yang selalu dijiwai dan diarahkan oleh Roh Kudus, Roh yang diturunkan ke dunia untuk tugas itu pada hari Pentekosta. Dengarlah dan patuhilah Takhta Suci, wakil Roh Kudus yang tidak dapat salah, serta Gereja, pilar dan dasar kebenaran. Junjunglah ajaran-ajarannya dan belalah hak-haknya.

Renungan dan doa pribadi ...

Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)

5. Misteri Kelima:"Roh Kudus dalam jiwa-jiwa orang beriman."
(Renungan 1Kor6:19 1Tes5:19 Ef4:30 )

Ujud khusus:

Sadarilah keberadaan Roh Kudus dalam diri kita, peliharalah dengan seksama kemurnian tubuh dan jiwa, ikutilah dengan setia bimbingan Ilahi-Nya, sehingga kita dapat menghasilkan buah-buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, iman, kerendahan hati, penguasaan diri, dan kemurnian.

Renungan dan doa pribadi ...

Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)

A "bread" for our Soul: KENAIKAN TUHAN YESUS KE SURGA

KENAIKAN TUHAN YESUS KE SURGA

Kenaikan Yesus Kristus adl peristiwa yang tjd 40 hari setelah Kebangkitan Yesus, dimana disaksikan oleh murid-murid-Nya,Yesus Kristus terangkat naik ke langit, ke surga & kemudian hilang daripandangan setelah tertutup awan, spt yg dicatat dlm Perjanjian Baru.

Yesus mempunyai misi lain yg bukan dari dunia. Yaitu misi kasih & keselamatan. Shg Ia berpesan kpd murid-muridnya:"... Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu & kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kis Para Rasul 1:8)

Dan sesudah meninggalkan pesan itu, Yesusterangkat ke sorga, sambil disaksikan oleh murid-muridnya. Peristiwa itumembuat mrk tercengang. Namun dua malaikat Tuhan menampakkan diri & mengingatkanmrk akan pesan yg telah diberikan Yesus kpd mereka & berkata: “Haiorang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yangterangkat ke sorga
meninggalkan kamu, akan dtg kembali dg cara yg sama spt kamumelihat Dia naik ke sorga."

Sesudah itu pergilah murid-murid Yesusmemberitakan warta keselamatan dan hal mengenai kerajaan Allah (yg telahmendekat) ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itudengan tanda-tanda yang menyertainya. Tugas atau amanat Yesus tsb jg berlakuuntk kita sbg pengikutNya, jg berlaku hingga kini sampai nanti, sampai nanti Iadatang yg kedua kalinya untk menjadi hakim dlm Pengadilan Cinta KasihNya.

Kita sungguh bersyukur bhw kita mshdiberikan waktu & kesempatan untk melaksanakan amanat AgungNya yaitu mjdwarta atas karya kasih & keselamatanNya kpd stiap jiwa. JanjiNya pun masihberlaku bahwa Ia akan menyertai kita, bahkan Ia telah mengirimkan Roh KudusNyauntuk menyertai & mjd Penolong bagi kita di bumi ini.

Hal ini membuktikan bahwa Ia benar2 tlahbangkit dr antara orang mati & benar2 hidup mulia. Kenaikan Yesus ke surgaadl 'buah = gift' stelah Yesus bertekun dlm karya penyelamatanNya melalui deritasalib, wafat dan kebangkitanNya, demi menebus kita & umat manusia.

KenaikanNya ke surga menyediakan tempatbagi kita, shg setiap orang percaya, yg sdh bertobat & hidup seturut FirmanAllah, pasti akan menerima janji keselamatan yg kekal di bumi dan di surga.
Yesus yg kini naik ke surga & duduk disebelah kanan Allah Bapa dg tujuan mjd Pembela kita, umat yg dikasihiNya. Sebagaipembela, Dia tidak akan meninggalkan kita namun menyertai kita, bahkan Diamenyediakan yg terbaik bagi tiap-tiap kita.

Berada atau duduk di sebelah kanan Allahmenunjukkan suatu posisi yang penuh dengan kekuasaan = “…kuasa dan kekayaan danhikmat dan kekuatan dan hormat dan kemuliaan dan puji-pujian” (Why 5:12). Dan”.....kepadaNya telah diserahkan segala kuasa baik di surga maupun di bumi (Mat28:18). Tampuk pemerintahan Ilahi ada dalamgenggaman tangan Kristus!.

Yesus kini duduk di seblah kanan Allah Bapa, memandang kita, meneliti setiap hati,mempersiapkan tempat bg stiap kita di surga, sampai nanti Ia dtg kembalimenjadi hakim atas Pengadilan Cinta KasihNya.

"Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu." (Yohanes 14:2)
Bersukacitalah atas kasih yg mulia ini. Sungguh sempurna Allah Bapa & Tuhan Yesus mengasihi kita.

Sungguh beruntung kita yg dipilihNya mjd org2 yg dikasihi & diselamatkanNya. Yg boleh menerima sgala karunia di bumi & keselamatan kekal di surga bagi kitayg mengasihiNya & hidup seturut firmanNya.

Akhirnya apa yang kita dapatkan dengan kenaikan Yesus tersebut?

Berkat yang kita peroleh melalui kenaikan Kristus:

- Pertama naiknya Kristus ke surga membuka jalan menuju kerajaan surga yang sebelumnya tertutup karena dosa Adam (Yoh 14:3). Karena Kristus telah naik ke surga, kita tidak lagi menantikan surga sebagai harapan kosong, tetapi dengan kepastian yang penuh keyakinan karena Penolong kita telah berada di sana.
- Kedua, Kristus yang berada di surga dan dihadapan Bapa adalah Pembela dan Juru selamat kita yang setia yg menyelamatkan dan menyediakan tempat bagi setiap kita (Ibr 7:25; 9:11-12; Rom 8:34).
- Ketiga, dengan iman kita melihat kuasa Kristus yang bekerja di antara kita yang percaya kepadaNya, memberikan kepada kita Roh yang menghidupkan dan menyelamatkan.

Mari kita menjadi saksi kasihNya bagi dunia yang membutuhkan kasih & keselamatan kekalNya.

Senin, 13 April 2015

Masa istimewa sesudah Paskah: Devosi Kerahiman Ilahi

Masa istimewa sesudah Paskah : Devosi Kerahiman Ilahi adalah pengabdian total kepada Allah yang Maharahim, yaitu keputusan untuk percaya penuh kepada-Nya, untuk menerima belas kasih-Nya dengan ucapan syukur dan untuk berbelas kasih kepada sesama, sebab Ia penuh belas kasih fan Sumber Kerahiman (belas kasih) yang Sejati.

Bentuk Devosi Kerahiman Ilahi ini didasarkan pada catatan-catatan St Faustina Kowalska, seorang biarawati Polandia tak terpelajar yang, dalam ketaatan kepada pembimbing rohaninya, menuliskan sebuah Buku Catatan Harian setebal kurang lebih 600 halaman dengan mana ia mencatat penampakan-penampakan yang dianugerahkan kepadanya mengenai kerahiman Allah. Bahkan sebelum wafatnya pada tahun 1938, Devosi kepada Kerahiman Ilahi telah mulai disebarluaskan. Yang kita ketahui juga sebagai doa utama kepada Kerahiman Ilahi. 

Doa utama Kerahiman Ilahi adalah:

Ya Yesus, Engkau telah wafat,
namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa
dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia.
O, Sumber Kehidupan,
kerahiman Ilahi yang tak terselami,
naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami.

Darah dan Air,
yang telah memancar dari Hati Yesus
sebagai sumber kerahiman bagi kami.
Yesus, Engkaulah andalanku!

Pesan Paus Yohanes Paulus II, 7 Juni 1997 mengenai Kerahiman Ilahi:

“Siapa pun dapat datang kemari, melihat lukisan Yesus yang Maharahim ini, yang dari Hati-Nya memancarkan rahmat; dan mendengar dalam lubuk jiwanya sendiri apa yang didengar St Faustina: `Jangan takut. Aku senantiasa menyertaimu'. Jika ia menanggapi dengan hati yang tulus, `Yesus, Engkaulah andalanku!' ; maka ia akan mendapati penghiburan dalam segala ketakutan dan kecemasannya. Dalam dialog penyerahan diri ini, terbentuklah antara manusia dan Kristus suatu ikatan istimewa kasih yang membebaskan. Dan `di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan' (1Yoh 4:18).”

APA PESAN UTAMA KERAHIMAN ILAHI?

Pesan utama Kerahiman Ilahi adalah bahwa Allah mengasihi kita - semuanya, tak peduli betapa berat dosa kita, betapa kita adalah pendosa, pendosa yang mau bertobat. Tuhan ingin kita tahu bahwa belas kasih-Nya jauh lebih besar daripada segala dosa kita; Tuhan mengundang kita untuk datang kepada-Nya dengan penuh kepercayaan, menerima belas kasih-Nya dan membiarkannya mengalir melalui kita kepada sesama. Dengan demikian segenap umat manusia akan ikut ambil bagian dalam sukacita-Nya.

APA PESAN KHUSUS LAINNYA DALAM DEVOSI KERAHIMAN ILAHI ?

Seperti apa yang senantiasa diajarkan oleh Gereja, yaitu bahwa Allah penuh belas kasih dan pengampunan, sehingga kita pun dengan tulus datang kepada Allah membawa pertobatan sejati kita, serta kita harus menunjukkan belas kasih dan pengampunan kepada sesama.

Namun demikian, dalam Devosi Kerahiman Ilahi, pesan ini diserukan dengan lebih kuat dan tegas; kita dihantar untuk sampai pada pemahaman yang lebih mendalam bahwa kasih Allah tak terbatas dan tersedia bagi setiap orang - teristimewa mereka yang berdosa & mau bertobat: “Semakin berat dosanya, semakin ia berhak mendapatkan belas kasih-Ku (723).”


Dengan Devosi Kerahiman Ilahi ini, kita membuka hati untuk menerima belas kasih dan belas kasihan Allah, sebagai sumber pengampunan dan pemurnian akan jiwa raga kita, yang membawa kita pada keselamatan dan kebahagiaan, di bumi hingga di surga. Namun kita harus datang kepada Allah dengan segala penyerahan diri dan kerendahan hati, agar permohonan kita sungguh2 tulus dari kedalaman hati kita, karna didalam hati yang tulus dan rendah hati, Allah berkenan untuk mencurahkan segala belas kasihNya bagi kita.

Seperti pesan Yesus kepada St Faustina: “Bagi mereka (para pendosa), harapan terakhir untuk selamat adalah berlari kepada kerahiman-Ku.”

Ada dua ayat Kitab Suci yang perlu kita ingat baik-baik sementara kita mempraktekkan Devosi Kerahiman Ilahi, ataupun bentuk-bentuk praktek devosi lainnya:

1. “Bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku. ” (Yes 29:13)

2. “Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.” (Mat 5:7)

Apabila kita memandang lukisan Juruselamat yang Maharahim, atau berhenti sejenak dari rutinitas untuk berdoa pada jam tiga siang, atau mendaraskan Koronka - adakah hal-hal ini mendekatkan kita kepada hidup sakramental Gereja yang sejati dan membiarkan Yesus mengubah hati kita? Ataukah devosi tersebut menjadi sekedar kebiasaan religius belaka? Dalam kehidupan sehari-hari apakah kita semakin dan semakin bertumbuh menjadi orang-orang yang berbelas kasih? Ataukah kita hanya menawarkan “doa bibir” kepada Allah yang Maharahim?

Baiklah kita melihat kembali apa yang telah diajarkan Gereja mengenai karya-karya belas kasih kepada sesama.

 Karya-karya Belas Kasih Jasmani:
1. memberi makan kepada yang lapar
2. memberi minum kepada yang haus
3. memberi tumpangan kepada tunawisma
4. mengenakan pakaian kepada yang telanjang
5. mengunjungi orang miskin
6. mengunjungi orang tahanan
7. menguburkan orang mati

 Karya-karya Belas Kasih Rohani:
1. mengajar
2. memberi nasehat
3. menghibur
4. membesarkan hati
5. mengampuni
6. menanggung dengan sabar hati
7. mendoakan mereka yang hidup dan mati

INTI DEVOSI KERAHIMAN ILAHI

Devosi Kerahiman Ilahi yang Yesus inginkan, mempunyai beberapa inti yang dapat kita ketahui.

Oleh karena Kasih Karunia Allah maka jiwa manusia mendapatkan keselamatan. Manusia tidak dapat mengandalkan diri sendiri agar mendapatkan keselamatan itu. Orang Parisi dikecam oleh Yesus karena mereka merasa bisa mendapatkan keselamatan dengan cara & kemampuan mereka sendiri.

Devosi Kerahiman Ilahi didasari dengan 2 sikap Yaitu:


1. Mengandalkan Tuhan
Syarat utama dalam Kerahiman Ilahi adalah mengandalkan Tuhan, karena tanpa sikap yang mengandalkan Tuhan, maka tidak akan ada Devosi kepada kerahiman Ilahi.

Seperti yang dikatakan oleh Yesus dan dituliskan oleh Santa Faustina didalam buku catatan hariannya (BCH 1520) yang berbunyi : “Siapa saja yang mengandalkan Kerahiman-Ku, pada saat ajal akan ku-isi dengan damai Ilahi”

2. Berbuat belas kasih.
Tuhan Yesus menghendaki kita berbelas kasih kepada sesama manusia, seperti yang Yesus sabdakan kepada Suster Faustina: “ Aku menuntut tindakan-tindakan kasih belas kasih yang mengalir dari kasih kepadaKu. Belas kasih harus engkau tunjukan selalu dan dimana saja engkau tidak boleh menghindari,atau mencari alasan ataupun menyatakan diri tidak perlu melakukannya”.

Pesan Yesus:

Aku memberi kepadamu 3 cara untuk berbelas kasih kepada sesama:

1. Perbuatan kasih:

Yaitu jika kita bisa melalukan sbuah tindakan baik melalui perbuatan atau pemberian, maka lakukanlah itu sebagai bagian dari perbuatan kasihmu dan pelayanan2mu. 


2. Perkataan kasih:

Namun jika keadaan kita belum memungkinkan untk melakukan sbuah perbuatan (tindakan) kasih, maka melalui sikap/karakter yang baik, kata2 kasih, senyuman,  dan pemberian waktu dan perhatian kita kepada yang membutuhkan (yaitu kita sebagai: pembawa damai, sukacita, pengharapan bagi sesama); maka itupun adalah perbuatan kasih yg berkenan kepada Allah.
3. Doa kasih:

Namun, jikapun kita belum mampu melakukan itu, maka melalui doa2 yang kita panjatkan untk kebaikan sesama, itupun sudah merupakan perbuatan kasih. Karna doa adalah: ‘pelayanan kasih yang tersembunyi”.


Perbuatan kasih adalah pekerjaan yang menghasilkan “makanan” yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal.

Pada 3 tahap ini terdapat kepenuhan belas kasihandan inilah bukti yang tidak terbantahkan kasih kepada-Ku. Dengan cara ini jiwa - jiwa memuliakan dan menghormati kerahiman-Ku “ (BCH  742)

Inti Devosi kepada Kerahiman Ilahi terdiri dari 5 cara yaitu:

1. Menghormati lukisan Yesus yang Maharahim
2. Merayakan Pesta Kerahiman Ilahi.
3. Berdoa Karonka dengan Kerahiman Ilahi.
5. Menyebarluaskan Devosi kepada Kerahiman Ilahi.


Mari sahabat terkasih, kita mulai melakukan Devosi Kerahiman Ilahi karena Yesus menberikan belas kasih-Nya kepada kita, walaupun dosa kita sangat berat, itulah manfaat yang akan kita terima, jangan sia-siakan kesempatan mendapatkan belas kasih yang diberikan oleh Yesus sendiri kepada kita yang dikasihi dan mengasihiNya. 

*********************************

Berikut adalah kumpulan doa-doa Suster Faustina, yang intinya memuliakan, memuji dan merenungkan kerahiman Tuhan.

1. Doa Utama Kepada Kerahiman Allah


Sabda Yesus kepada Suster Faustina:
Serukanlah kerahiman-Ku bagi para pendosa. Aku merindukan keselamatan mereka. Bila dengan hati yang diresapi sikap kerendahan hati dan iman engkau ucapkan doa ini untuk seorang pendosa, akan Kuberikan kepadanya karunia pertobatan.
Inilah doa itu:
Darah dan Air yang telah memancar dari Hati Yesus sebagai sumber kerahiman bagi kami, Engkaulah andalanku!

2. Doa Pujian Kepada Kerahiman Allah


Ya Allah, yang karena kerahiman-Mu telah berkenan memanggil segenap umat manusia dari ketiadaan kepada keberadaan.
Engkau menganugrahinya dengan kodrat dan rahmat. Namun seakan-akan kebaikan-Mu itu belum mencukupi. Karena kerahiman-Mu, Engkau mengizinkan kami masuk ke dalam kebahagiaan kekal serta mengikutsertakan kami dalam kehidupan rohani-Mu sendiri. Semuanya itu Engkau lakukan karena kerahiman-Mu semata-mata. Rahmat-Mu Engkau berikan kepada kami karena Engkau baik dan penuh kasih.

Kami sesunguhnya tidak Kau butuhkan agar diri-Mu bahagia, namun Engkau ingin berbagi kebahagiaan-Mu dengan kami. Terpujilah kerahiman-Mu, ya Tuhan. Aku akan memuliakannya sepanjang masa.


Ya Allah, Engkau tidak membinasakan manusia sesudah jatuh ke dalam dosa. Dalam kerahiman-Mu telah Engkau memaafkan kami secara ilahi, sebab bukan hanya mengampuni kesalahan kami, melainkan malah melimpahi kami dengan rahmat. Terdorong kerahiman-Mu, Engkau turun kepada kami. Maka terjadilah mukjizat kerahiman-Mu, ya Tuhan: Sabda telah menjadi Daging, Allah mulai berdiam di antara kami, Sabda Allah, kerahiman telah menjelma.

Dengan merendahkan diri telah Kau angkat kami kepada ke-Allahan-Mu. Sungguh, kerahiman-Mu berlimpah-limpah. Inilah samudra kerahiman-Mu yang tak terselami.


Langit terkagum-kagum menyaksikan kelimpahan kasih-Mu.
Sekarang tak ada seorang pun yang takut mendekati Engkau. Engkau Allah Yang Maharahim, Engkau berbelas kasih terhadap yang hina. Engkau Allah kami, kami ini umat-Mu. Engkau Bapa kami, kami ini anak-anak-Mu karena kasih-karunia.Terpujilah kerahiman-Mu, Engkau telah sudi turun kepada kami.

Dengan sepatah kata saja, ya Allah, dapat Engkau selamatkan ribuan manusia di dunia. Satu tarikan nafas Yesus saja akan memuaskan keadilan-Mu. Namun Engkau, ya Yesus, sendiri menanggung sengsara begitu mengerikan, karena kasih-Mu semata-mata. Tepat pada saat Engkau menghembuskan napas-Mu di salib, hidup kekal Engkau karuniakan kepada kami. Dengan membiarkan lambung tersuci-Mu dibuka, Engkau telah membuka sumber kerahiman-Mu yang tak pernah dapat ditimba habis. Apa yang paling berharga pada-Mu telah Engkau berikan kepada kami, yaitu darah dan air dari Hati-Mu. Inilah kemahakuasaan kerahiman-Mu. Dari pada-Mu mengalir segala rahmat. Amin

3 Doa Mohon Kerahiman Allah

Ya Allah, sumber kerahiman yang besar, kebaikan yang tak terhingga. Lihatlah segenap umat manusia yang hina ini berseru kepada kerahiman-Mu, kepada belaskasihan-Mu.

Allah yang berbelas kasih, jangan Engkau menolak doa-doa kami ini.
Ya Tuhan, kebaikan yang tak terpahami, yang sangat mengenal kehinaan kami, dan mengetahui bahwa kami tak mampu mengangkat diri kami kepada-Mu, curahkanlah kami dengan rahmat-Mu dalam diri kami, supaya kami bisa melaksanakan kehendak-Mu dengan setia, sepanjang hidup kami, juga pada saat kematian kami.

Semoga kuasa kerahiman-Mu melindungi kami terhadap serangan-serangan para musuh kepada keselamatan kami, supaya dengan penuh pengharapan kami menantikan kedatangan-Mu yang terakhir, yang saatnya hanya Engkau yang mengetahui.
Kami berharap, akan menerima semua yang Engkau telah janjikan kepada kami melalui Yesus, walaupun kami ini tidak layak di hadapan-Mu, sebab Yesuslah andalan kami. Semoga melalui Hati-Nya yang Maharahim kami akan bersatu dengan-Nya di surga. Amin

4. Doa Mohon Rahmat untuk Berbelas Kasih Terhadap Sesama

Ya Tuhan, setiap kali aku bernafas, setiap kali jantungku berdetak, setiap kali darahku mengalir dalam tubuhku, selalu aku ingin memuliakan kerahiman-Mu, Tritunggal Yang Mahakudus.

Ya Tuhan, aku ingin seluruh diriku berubah menjadi kerahiman hati-Mu, serta cermin diri-Mu sendiri. Semoga Kerahiman-Mu menenbus hati dan jiwaku dan juga sesamaku.

Ya Tuhan, bantulah aku, agar mataku selalu terang dalam berbelas kasihan, agar aku tidak pernah curiga dan tidak menilai seorang pun secara lahiriahnya, tetapi memandang jiwa sesamaku dengan indah dan selalu siap menolong mereka.
Ya Tuhan, bantulah aku agar telingaku selalu peka dalam berbelas kasihan, agar aku selalu siap melayani kebutuhan sesamaku yang sedang dalam kesulitan.

Ya Tuhan, bantulah aku agar lidahku selalu lembut dalam  berbelas kasihan, agar aku tidak berbicara buruk mengenai sesamaku, tetapi selalu mengucapkan kata-kata yang menghibur dan membangkitakn kepada sesamaku.

Ya Tuhan, bantulah aku agar tanganku selalu ringan dalam berbelas kasihan dan selalu melakukan perbuatan yang baik kepada sesamaku walaupun pekerjaan itu memberatkan dan meletihkan.

Ya Tuhan, bantulah aku agar kakiku selalu cepat dalam berbelas kasihan, agar aku selalu bergerak cepat dalam memberikan pertolongan pada sesamaku, semoga aku dapat menguasai keletihan dan kelelahanku dalam melayani sesamaku.

Ya Tuhan, bantulah aku agar hatiku selalu tulus dalam berbelas kasihan, agar aku selalu peka akan tangisan sesamaku dan tidak mengeraskan hatiku dalam berbagi kasih dengan siapa pun juga. Semoga hatiku selalu tulus dalam membantu mereka. Ijinkanlah aku untuk tinggal di dalam Hati Yesus yang Maharahim dan kuatkanlah hatiku saat dalam penderitaanku sendiri. Biarlah kerahiman-Mu tinggal di dalam diriku selamanya.

Engkau sendiri yang menginginkan aku melakukan tiga macam belas kasihan, yaitu: segala macam perbuatan kasih, dan bila aku tidak dapat berbuat maka aku akan berkata-kata dengan kasih dan bila aku tidak dapat berbuat dan berkata-kata dengan kasih maka aku akan berdoa, terutama ke tempat atau orang-orang yang memang tidak dapat aku jangkau.

Ya Tuhan, ubahlah diriku menjadi seperti diri-Mu, sebab hanya Engkaulah yang dapat berbuat segala-galanya. Amin

5. Doa Agar Mampu Melaksanakan Kehendak Allah

Ya Yesus, yang telah terpaku di kayu salib, aku memohon, berilah aku rahmat supaya selalu setia dalam melaksanakan kehendak Bapa-Mu. Dan bila kehendak Bapa tampak terlalu berat dan sulit untuk aku laksanakan, maka aku memohon pada-Mu, ya Tuhan: semoga dari luka-luka-Mu, Engkau curahkan kekuatan dan ketegaran, dan semoga aku berseru berkata: Terjadilah menurut kehendak-Mu!

Ya Yesus, Juru Selamat dan Pengasih keselamatan manusia, dalam sengsara yang begitu dahsyat Engkau telah melupakan diri-Mu sendiri dan memikirkan keselamatan jiwa-jiwa manusia. O Yesus yang penuh belas kasih, berilah aku rahmat agar mampu melupakan diriku sendiri demi orang-orang lain. semoga aku dapat membantu Engkau dalam misi penyelamatan-Mu, sesuai dengan kehendak Bapa-Mu di surga. Amin

6. Doa Mohon Kebijaksanaan Ilahi

Ya Yesus, berikanlah aku akal budi yang baik supaya aku dapat lebih mengenal Engkau. Sebab semakin aku mengenal Engkau, semakin aku akan mencintai-Mu.

Ya Yesus, berilah aku akal budi yang mendalam agar aku dapat memahami perkara-perkara Ilahi, agar aku bisa memahami kodrat Ilahi-Mu, dan agar aku dapat menjiwai Sang Tritunggal.

Ya Yesus, aku mengetahui bahwa Engkau memiliki rahmat kebijaksanaan yang luar biasa, karena itu aku memohon agar Engkau memberikan rahmat-Mu itu kepada aku. Semoga Engkau berkenan dengan doa ku ini ya Tuhan.

Amin