Novena Kanak-Kanak Yesus

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat

Keajaiban Doa Novena Kanak Kanak Yesus dan Doa Mujizat Mari kita bersama mendoakan Novena Kanak Kanak Yesus dalam menyambut kelahir...

Rabu, 25 September 2013

A little Bread for our Soul: AKANKAH TUHAN MENGABAIKAN DOA KITA?



AKANKAH TUHAN MENGABAIKAN DOA KITA?

"Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?"  (Lukas 18:7). 

Menjadi tetap sabar dan tidak putus asa seringkali susah dilakukan ketika seseorang menunggu terjawabnya sebuah doa. 
Oleh karenanya Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk berdoa terus-menerus.  "Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu."  (Lukas 18:1). 

Kita harus berdoa setiap hari dan setiap saat, karena jika tidak demikian kita tidak akan menikmati persekutuan yang harmonis dengan Allah.  Seperti ulasan saya sebelumnya bahwa berdoa adalah membina relasi mesra dgn Allah, saling ber-dialog 2 arah dalam kerinduan yang mendalam.

Namun kenyataan yang terjadi justru sebaliknya, kita sering sekali menjadi kecewa dan berkecil hati, lalu tidak lagi tekun berdoa, kita biarkan hari-hari kita berlalu tanpa doa sebab kita berpikir bahwa doa kita tidak akan didengar oleh Bapa di Sorga.  Bahkan langit dan cakrawala tampak seperti sebuah penghalang bagi doa yang kita naikkan. 

Tetapi yang Tuhan Yesus inginkan bagi kita adalah kita tetap berdoa meskipun kita masih menanti jawaban dari doa yang dipanjatkan.  Kepada jemaat di Tesalonika rasul Paulus juga menasihati,  "Tetaplah berdoa."  (1 Tesalonika 5:17).

Menyerahkan hidup ke dalam tangan Tuhan Yesus tidak hanya membuat Bapa di Sorga mendengar doa kita, tetapi Ia juga akan menjawabnya.  "Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?"  (Lukas 18:7). 

Tuhan tidak pernah menunda-nunda untuk menjawab doa-doa kita karena Dia tahu apa yang terbaik bagi kita.  Kita harus belajar untuk memahami bahwa waktu kita bukanlah waktu Tuhan.  Tapi kita pun harus percaya bahwa  "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya,"  (Pengkotbah 3:11). 

Sebenarnya apa yang kita perlukan sudah disediakan, namun akan diberikan sesuai dengan waktu Tuhan.  Ketika benih ditaburkan benih tersebut tidak akan bertumbuh dalam satu malam sebab ia membutuhkan waktu untuk bertumbuh.  Hasil dari benih yang ditanam itu dapat dituai setelah beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian.  Demikian juga dengan doa kita, kadangkala kita harus berdoa dalam waktu yang lama sampai tiba waktunya untuk menerima hasil dari doa tersebut.
 
Jangan pernah berkecil hati dan putus asa, demikian kata Tuhan Yesus,  "Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan."  (Lukas 11:10).  Untuk setiap kita yang belum menerima jawaban doa hendaklah kita bersabar dan menunggu waktu Tuhan.  Sangatlah mungkin Tuhan ingin kita membuktikan kepadaNya kesetiaan dan ketahanan kita dalam menghadapi masa-masa sukar;  atau mungkin saja Tuhan ingin membangun karakter kita lewat ujian yang sedang kita hadapi yang akan membuat kita memiliki karakter yg kokoh dan kuat sebagai anak-anak Allah.

Sebesar apa pun permasalahan yang kita hadapi, di dalam Tuhan selalu ada jalan keluarnya..maka dari itu jangan berhenti berdoa kepadaNya!


Salam damai,

*A*

A little bread for our Soul : BERJALAN BERSAMA TUHAN



BERJALAN BERSAMA TUHAN

Aku berjalan b'sama Tuhan, tp saat kumelihat jalan di depanku aku mjd ragu & gentar. Namun, Tuhan berkata dg lembut : "Jangan takut, di tengah badai, di antara kegelapan, bahkan dlm lembah kekelaman sekalipun, AKU bersamamu"

Aku mulai melangkah lbh jauh b'sama Tuhan & melihat sungai yg besar t'bentang di hadapanku. Aku mjd putus asa & berhenti berjalan. Namun, Tuhan berkata sambil mengulurkan tanganNya :
"Jgn takut, tak ada yg mustahil bagiKu. Semua dpt Ku lakukan untukmu. Sungai kemustahilan adl sungai pengharapan & sukacita di dalamKu. Teruslah berjalan! Percayalah, AKU bersamamu"

Aku berlari sepanjang jln kehidupan lalu bertemu dg seseorang yg duduk terengah-engah. Lalu Tuhan memintaku menghampiri. Ternyata org tsb sdh tdk sanggup berlari lagi, tiba2 Tuhan memintaku lagi unt menyapanya, menopangnya & berlari bersamanya. Aku menolak & berkata: aku merasa tidak sanggup & tdk memiliki apapun untuk menolong org ini. Namun, Tuhan memegang pundakku & berkata :
"Jangan takut, Aku selalu menyediakan apa yang kau perlukan. Lakukan saja bagianmu, Aku yg selebihnya. Kamu memiliki Aku & itu lebih dari cukup. Yg kau lakukan ini adl kau lakukan untkKU. Ingatlah Aku slalu bersamamu"

Dlm setiap langkah kehidupanku, terdengar suara Tuhan berkata dg penuh kasih :
"Jangan takut untuk memulai sesuatu demi Aku. Jgn takut untuk memberikan "air" bg orang lain walaupun kau tengah kelelahan dlm padang gurun kehidupan. Jgn takut untuk mulai bertindak dlm kebenaran & berbagi demi kebaikan org lain, krn yg kau lakukan ini adl kau lakukan untkKU".

Jangan pedulikan pendapat2 org lain tentangmu, mrk yg dalam kelimpahannya, hanya mampu berpendapat tanpa berbuat apa2, mreka hanya akn menelan kepahitan kata2nya sendiri & kembali mencariKu saat buah kepahitannya tak mampu dia telan lg. Namun ingatlah, sdh selalu Ku-ingatkan, ada saatnya 'sdh terlambat'.

Karnanya: "AnakKu, jgn takut, kuatkan & teguhkan hatimu, terus bjalanlah dgnKu & lakukan yg tbaik semampumu, walau dlm kesesakanmu. Ingatlah, Aku selalu menyertaimu"

Tuhan berkata:

"Jgnlah takut, sbab Aku menyertai engkau, jgnlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akn meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akn memegang engkau dg tangan kanan-Ku yg membawamu pd kemenangan".(Yesaya 41:10)

Aku menjawabMu:

Baiklah Tuhan.
Saat tak ada lg kata yg mampu terucap. Tak ada lg doa yg sanggup kupanjatkan.

Aku akn berdiam dlm hening jiwaku, agar Kau bisa mendengar hatiku, bhw demi mengasihiMu, kuberserah pdMu yg menggegamku meraih berkat2Mu dan berjalan menuju kemenanganMu. 

Salam damai, 

*A*

A little bread for our Soul:TANGGUH MENANGGUNG SGALA PERKARA



TANGGUH MENANGGUNG SGALA PERKARA

”Kita malah bermegah jg dlm kesengsaraan kita, krn kita tahu, bhw kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan & ketekunan menimbulkan tahan uji & tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan padaKU tdk mengecewakan, krn kasih Allah tlah dicurahkan di dlm hati kita oleh Roh Kudus yg tlah dikaruniakan kpd kita”. (Roma 5: 3-5)

Ada suatu tmpt replika planet bumi atau model bumi buatan ukuran kecil yg di buat manusia, ada gunung buatan, sungai buatan, hutan buatan, dll dlm ukuran yg mini.

Tp para insinyur yg merancang tempat tsb lupa sesuatu!. Apa itu..? Mrk lupa membuat "angin buatannya"!

Akibatnya ktika sbuah benih pohon di tanam disitu, awalnya phn tsb tumbuh scr normal. Namun pd ketinggian tertentu dia tumbang krn akar pohon tsb tidak sanggup lg menopang bobot pohon itu.

Apa penyebabnya?

Krn pohon itu tdk pernah terkena angin shg akarnya pun tidak terbiasa belajar & terlatih untk m'pertahankan pohon yg ditopangnya itu.

Demikianlah jg dg hidup kita...

Kita membutuhkan “ANGIN MASALAH = UJIAN HIDUP” unt melatih & menguatkan akar diri kita.

Tanpa ada angin mslh (ujian2), kita tdk akn pernah belajar untk mjd dewasa. Kita bahkan tdk bisa ‘naik kelas’.

Ingatlah:

* Laut yg tenang tdk akn menghasilkan pelaut yg tangguh.
* Langit yg cerah tdk akn menghasilkan pilot yg handal.
* Langit yg tanpa hujan, tak akn m'hadiahkan pelangi.

Bersyukurlah, angin bertiup hanya smentara kemudian pergi & terganti dg langit cerah bhiaskan pelangi.

Yg terindah adl, Allah mmg meniupkan ’angin’ ini dlm hidup kita, krn Dia mencintai & merindukan kita, agar kita mau kembali mencari kasih, kekuatan & kuasaNya.

Itulah sbabnya menderita bsama & didlm Kristus mjd penuh arti, krn kesabaran & ikhtiar kita tdk akn sia-sia. Dlm cinta & kerahiman-Nya, Dia m'ijinkan ujian, pderitaan kita alami, dlm pengertian-Nya yg Maha Menyelami, bhw p'deritaan yg kita jalani dg sabar & penuh cinta bsama Dia, akn m'bawa kita kpd kekudusan & kesempurnaan yg tlah Dia rencanakan indah sjk smula bg masing2 kita.
 

 Dalam setiap perkara, ingat selalu janjiNya:

"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Kor 10:13).

"Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." (Fil 4:13)
 
"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah".  (Roma 8:28)

Salam damai,

*A*

A little Bread for our Soul: DEKAT DGN TUHAN



DEKAT DGN TUHAN

Seorang yg DEKAT dgn Tuhan bukan berarti tdk ada AIRMATA,
Seorg yg TAAT pada Tuhan bukan berarti tdk ada KEKURANGAN,

Seorg yg TEKUN berdoa, bukan berarti tdk ada Masa2 SULIT,
Tetapi org tsb akan selalu mengalami PENYERTAAN Tuhan..

Seandainya BERGUMUL pasti ada HARAPAN,
Seandainya dipadang Gurun pasti DIPELIHARA oleh Tuhan,
Seandainya msh dlm PROSES suatu saat pasti DIPROMOSIKAN Tuhan,

Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atashidup kita,
Karena Tuhan TAU waktu yg TEPAT untuk memberikan yg TERBAIK

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itukau sedang belajar tentang KETULUSAN.
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kau sedang belajarKEIKHLASAN.
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saatitu kau sedang belajar tentang MEMAAFKAN.
Ketika kau harus lelah dan kecewa, maka saatitu kau sedang belajar tentang KESUNGGUHAN.
Ketika kau merasa sepi dan sendiri, maka saatitu kau sedang belajar tentang KETANGGUHAN.
Ketika kau harus membayar biaya yangsebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kau sedang belajar tentangKEMURAH-HATIAN.

Tetap semangat..dalam iman, pengharapan &kasih kepadaNya.
Tetap sabar, optimis, rendah hati,...Tetap tersenyum...
Terus belajar...Karena kau sedang menimba ilmu di universitas KEHIDUPAN.

TUHAN menaruhmu di tempatmu yang sekarang,bukan karena kebetulan, tapi tepat sesuai rencana dan rancanganNya. RancanganNyaadalah sempurna dan untuk membawamu pd sgala berkat terindah yg Dia sediakanuntukmu.

Orang yg hebat tidak díhasilkan melaluikemudahan, kesenangan atau kelimpahan
Mereka díbentuk melalui Kesukaran, Tantangan, kesakitan dαπ airmata

Ketika engkau mengalami sesuatu yg sangatberat dan merasa dítinggalkan sendiri dlm hidup ini ...
Angkatlah Tangan dan Kepalamu ke atas,berserah pdNYA ....... 

Setelah itu, Tataplah masa depanmu ...... Ketahuilah...:  TUHAN sedang mempersiapkanmu untuk menjadi ....Orang yg Luar Biasa.

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yangada pada-Ku mengenai kamu, demikian firman TUHAN, yaitu rancangan damaisejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depanyang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)

Salam damai,

*A*

A little bread for our Soul: HAL TENTANG KE-KHAWATIRAN



HAL TENTANG KE-KHAWATIRAN

"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? "   (Matius 6:25)

....dan Bapamuyang di sorga tahu bahwa Anda membutuhkan mereka semua . Tapi carilah dahuluKerajaan Allah dan kebenaran-Nya, dan semua hal ini akan ditambahkan kepadamu.(Matius 6:33)

Memang sebagai manusia, tiada seorang pun yang hidup tanpa kekhawatiran; tak satu pun kebal dari kekuatiran.  Jika seseorang berkata bahwa dia tidak peduli thd apa pun di dunia ini, mk dia ada dlm penyangkalan.  Yang menjadi pertanyaan:  apa yg dpt kita lakukan dg kekuatiran kita?

Sebelum kita belajar tentang kebenaran firman Tuhan dan mencari tahu apa yang dapat kita perbuat terhadap kekuatiran kita, kita perlu tahu sesuatu tentang kekuatiran itu sendiri.  Kekuatiran adalah sebuah perasaan gelisah, ketakutan atau kengerian terhadap sesuatu yang belum terjadi.  Perasaan-perasaan ini biasanya terkait dengan pikiran-pikiran negatif atas sesuatu yg sedang terjadi atau yg belum terjadi.  Merasa kuatir berarti merasa cemas, bingung dan pikirannya terbagi-bagi. Namun intinya adalah membiarkan damai hati terkikis, terganti oleh kekhawatiran yg meresahkan jiwa.


Apa yang harus kita perbuat ketika rasa kuatir menyerang pikiran kita? 
Rasul Paulus menasihati,  "... nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.  Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."  (Filipi 4:6-7).

Sebagai anak-anak Tuhan, kita tidak seharusnya merasa kuatir karena Tuhan, Allah kita sanggup memberkati dan menjaga kita.  Ketika kita kuatir kita sedang berupaya memindahkan beban dari bahu Tuhan yang kuat ke bahu kita yang lemah.  Mampukah kita?  

Tuhan bertanya,  "Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?"  (Matius 6:27).  

Tidak ada gunanya memelihara kekuatiran yang justru akan berdampak buruk terhadap diri kita sendiri.  Ada tertulis:  "Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang,"  (Amsal 12:25);  kekuatiran membuat kita kehilangan sukacita dan menderita sakit, bahkan menutup pintu kebaikan yg sebenarnya ada. Kekuatiran tdk membawamu kemana2 kecuali pd kecemasan, ketidak bahagiaan atau kegagalan.

Untuk menang terhadap kekuatiran, kita harus mempercayai Tuhan dengan segenap hati.  Rasul Petrus menasihati,  "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu."  (1 Petrus 5:7).  

Ketika dihadapkan pada kelemahan-kelemahan, setiap kita memiliki pilihan:  menyerahkan semuanya kepada Tuhan dan mempercayaiNya dengan sepenuh hati, atau berusaha mengatasi kekuatiran itu dengan usaha kita sendiri yg justru menambah berat beban kita, krn manusia tdk pernah akn mampu. Segala jawaban akn kemenangan, kekuatan dan damai sejahtera, hanya ada padaNya.

Tidak seharusnya kita mengeraskan hati dengan memikul beban dengan kekuatan sendiri, shg kita terus khawatir, mengeluh, pesimis dan tidak menyerahkannya kepada Tuhan.

Dalam sgala ke-khawatiran yg mencoba merenggut damai sejahteramu, kembalilah pdNya dalam doa, serahkan semuanya dlm tangan kasihNya. Agar Allah membantu, menguatkanmu, mendamaikanmu dalam menyelesaikan sgala perkaramu, demi kebaikanmu. Yakinlah dan songsonglah berkat2Nya tanpa ke-khawatiran.

“Jadi jika kamu yang jahat tahumemberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga!Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."(Matius 7:11)

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, makapintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dansetiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginyapintu dibukakan.” (Matius 7:7-8,)

Salam damai,

*A*